LUPA DIRI
RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN
Kamis, 4 Juli 2024
Lupa Diri
Markus 12:1-12
Seorang pemilik kebun anggur itu menitipkan kebunnya agar dikelola dengan baik oleh petani-petani. Harapannya agar kelak kebun anggur ini menghasilkan buah-buah anggur yang manis dan mendatangkan keuntungan bersama. Namun siapa sangka, para petani itu lupa diri. Mereka mengusir utusan, bahkan membunuh anak pemilik kebun itu supaya bisa menguasai kebun anggur yang bukan milik mereka.
Perumpamaan itu menjadi teguran Yesus bagi pemuka agama Yahudi. Mereka diserahkan umat Tuhan untuk bisa diajar dan dituntun supaya makin menghasilkan buah bagi Tuhan. Namun yang terjadi adalah mereka lupa diri. Pemuka agama itu justru menjadi otoriter dan menguasai umat dengan segala macam peraturan agama. Bahkan menolak Yesus, Sang Anak pemiliki umat. Teguran ini juga menyapa kita, umat-Nya. Buah apa yang sudah kita hasilkan dalam kehidupan beriman kita? Bukankah kita dipanggil untuk menghasilkan buah Roh yang menjadi berkat bagi sekitar kita? atau jangan-jangan kita sudah lupa akan identitas diri sebagai murid Tuhan?
Kita semua adalah petani-petani atas “kebun anggur” yang telah Tuhan percayakan. Kebun anggur itu bisa berupa pelayanan gerejawi, keluarga, pekerjaan, bahkan kehidupan sosial. Jangan lupa bahwa diri kita diutus untuk menghasilkan buah di sana. Membawa terang dan garam di sana. Jikapun berhasil, jangan lupa diri juga bahwa semua ini untuk kemuliaan nama Tuhan, bukan kemuliaan diri kita. Sebab kita hanyalah petani-petani yang dipercayakan Tuhan, Sang Pemilik Kehidupan ini.
Doa Pribadi:
“Tuhan, tolong kami agar dapat menjaga agar tidak lupa diri dan menjadi sombong. Amin”
Pdt Daniel K Gunawan