KUNCI BERKAT: HIDUP MEMBERI
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN
SELASA 7 JULI 2026
KUNCI BERKAT: HIDUP MEMBERI
Amsal 11:24 (TB) Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.
Tak dapat dipungkiri bahwa kondisi ekonomi belakangan ini tidak mudah diberbagai sektor usaha. Banyak orang sedang berhati-hati dalam pengeluaran keuangan. Ada banyak strategi keuangan yang belakangan ini mengajarkan untuk berhemat, menahan dan tidak menghamburkan uang untuk hal yang tidak perlu. Tentu hal itu bukan hal yang salah, ada baik dan benarnya. Namun, godaan untuk hanya memikirkan diri sendiri begitu besar. Itulah kenapa Firman Tuhan mengingatkan kita tentang pentingnya untuk tetap berbagi dengan tulus sekalipun dalam kondisi sulit bagi semua orang saat ini. Berbagi dengan sesama manusia bahkan ditengah kitapun sedang mengalami pergumulan ,sejatinya berbicara tentang kepedulian yang tidak diukur dari kecil atau besarnya pemberian. Berbagi adalah soal hati. Berbagai adalah soal ketulusan. Berbagi adalah soal iman yang percaya bahwa Tuhan tak akan membiarkan orang yang berbagi kelaparan. Pada akhirnya orang yang berbagi adalah orang yang percapa pada Tuhan dengan sepenuh hati. Percaya bahwa Allah adalah penentu dari segala berkat, penentu kehidupan itu sendiri. Percaya bahwa menjadi kaya seorang diri bukanlah panggilan hidup orang beriman. Percaya bahwa menjadi kaya dalam hati adalah tentang keberanian dan ketulusan untuk sedia melihat kondisi manusia disekitarnya.
Firman Tuhan hari ini mengajarkan kita merubah cara pandang dan cara kita memaknai berkat itu sendiri. Berkat Tuhan, yang diberikan dalam bentuk apapun, adalah berkat yang semestinya selalu bisa dibagi dengan sukacita. Dibagi dengan lapang dada. Dibagi tanpa ada paksaan. Karena berbagi adalah ungkapan syukur dari hati kita kepada Allah yang memberkati setiap lelah dan jerih payah dalam keringat kita bekerja dan berkarya. Maka, biarlah seluruh berkat yang kita terima hari ini adalah kesempatan dan panggilan dari Tuhan untuk mememuliakan namaNya. Biarlah dunia melihat bahwa orang percaya adalah mereka yang justru semakin membuka tangan dan hati untuk berbagi dalam sukacita. Selamat berbagi!
Doa pagi:
Ya Bapa, biarlah berkat yang Dikau beri, menjadikan tangan kami semakin mau berbagi. Amin.