KUASA YESUS LEBIH TINGGI DARI BEELZEBUL
Bacaan: Matius 12:22-32
Ada orang yang tidak senang melihat orang lain lebih berhasil dalam hidupnya. Salah satu slogan iklan mengatakan demikian "senang lihat orang lain susah, susah lihat orang lain senang". Itu seakan menjadi cerminan apa yang kerap terjadi di tengah masyarakat. Ketika ada orang lain yang berhasil, sukses dan meraih sesuatu yang lebih baik, tidak sedikit di antara kita yang kemudian menjadi panas hati, tidak senang dan kemudian berusaha untuk "mengerdilkan" keberhasilan atau pencapaian orang lain tersebut, dengan cara macam-macam, salah satunya dengan menjelek- jelekkan atau memberi cap negatif pada orang tersebut.
Tuduhan yang disampaikan orang-orang Farisi kepada Yesus sungguh tidak berdasar. Karena iri hati dan apriori terhadap Yesus mereka menyatakan bahwa Yesus melakukan pengusiran setan dengan kuasa Beelzebul, yang sesungguhnya merupakan penghulu setan.
Melalui penyembuhan terhadap seorang yang kerasukan setan dapat diketahui bahwa sesungguhnya Yesus menyatakan kuasa-Nya untuk menghancurkan si iblis, dan tidak mungkin memperoleh kuasa si iblis untuk menyembuhkan orang dari kuasa iblis atau kuasa jahat lainnya. Sebab logika yang dimunculkan Yesus cukup jelas:
1. Kalau kuasa Yesus untuk mengusir setan berasal dari setan, maka sesungguhnya di situ terjadi peperangan antara setan melawan setan. Jika itu yang terjadi, maka ia akan hancur dengan sendirinya, sebab ia akan terpecah-belah.
2. Pengusiran setan oleh Yesus harus ditafsirkan sebagai pekerjaan baik yang diilhami oleh Roh Kudus, seperti pengusiran setan yang dilakukan oleh orang Yahudi lainnya.
3. Yesus tidak mungkin bisa mengusir setan jika la tidak mempunyai kuasa atas kepala setan. Kuasa ini hanya ada di dalam Roh Kudus, yang menolong Yesus untuk melakukan pekerjaan- pekerjaan-Nya.
Apa yang dilakukan Yesus sesungguhnya mau mengajarkan kita bahwa segala sesuatu yang dilakukan dengan kuasa Roh Kudus akan mendatangkan kebaikan. Roh Kudus tidak bersumber dari yang jahat, dan adalah sebuah kesalahan yang tak akan dapat diampuni jika kita beranggapan bahwa Roh Kudus melakukan pekerjaan-Nya bersama dengan si jahat. Karena itu, jangan menghujat Roh Kudus.
Pokok Doa:
1. Penatalayanan GKI Coyudan.
2. Kegiatan Misionaris di bulan Misi.
3. Pergumulan jemaat.
Bp Johanis Melsasail