KONSEKUENSI MENGIKUT YESUS
Kisah Para Rasul 4:1-4
Menerima konsekuensi dari keputusan dan tindakan adalah salah satu bagian penting bagi kehidupan manusia untuk belajar bertanggung jawab dan mengalami pertumbuhan kedewasaan mental dan spiritual. Dan memang segala sesuatu keputusan dan tindakan pasti memiliki risikonya masing-masing.
Misalkan saja seorang yang melakukan pelanggaran hukum tentu harus siap menerima konsekuensinya jika ketahuan, tertangkap dan kemudian menerima hukumannya; tetapi sayangnya tidak semua orang siap menerima konsekuensi dari tindakannya. Ada yang merasa diri tidak bersalah, ada yang mencari pembenaran, ada juga yang mencari celah hukum sebagai alasan dan dasar untuk menghindari hukuman, bahkan tidak sedikit yang mencari ”kambing hitam” atas kesalahan/kejahatannya.
Apa yang kita lihat pada para rasul dan murid-murid Tuhan Yesus adalah kesadaran penuh dari para murid akan konsekuensi mengikut Yesus. Mereka tahu bahwa mengikut Yesus itu :
1. Harus belajar untuk mengampuni dan terus berbuat apa yang baik dan benar demi pemberitaan akan kematian dan kebangkitan Yesus sebagai penebusan dosa bagi semua orang.
2. Siap untuk menderita demi Kristus karena Kristus terlebih dahulu sudah menderita bagi penebusan umat.
3. Percaya bahwa semua pemberitaan tentang kebangkitan Yesus yang kita tuangkan dalam tindakan kasih kepada sesama dengan segenap hati untuk Tuhan tidak akan berlalu dengan sia-sia. Seberapapun aniaya itu akan hadir tetapi buah karya kita di dalam Tuhan akan selalu membuahkan hasil bagi kemuliaan Nama-Nya; yaitu jiwa-jiwa yang menjadi percaya, penuh sukacita dan hidup dalam pertobatan.
Karena itu, janganlah kita gentar pada kebencian orang-orang akan Kristus, tetapi tetaplah berlaku sopan, ramah, penuh kasih, dan beritakanlah pengampunan dan pertobatan kepada semua orang; sebab kita adalah orang-orang yang sadar akan konsekuensi mengikut Yesus. Amin.
Pokok Doa :
1. Berdoa untuk kesehatan karyawan dan staff gereja.
2. Berdoa untuk persiapan ibadah Kenaikan Tuhan Yesus hingga hari raya Pentakosa (mendoakan para pelayan ibadah).
3. Berdoa untuk mereka yang sakit dan dalam masa pemulihan.