KOMUNITAS TUMBUH BERSAMA
Bacaan: Kisah Para Rasul 2:41-47
Berbicara tentang komunitas tentu bukanlah sesuatu yang asing bagi setiap kita. Bahkan semua manusia diciptakan Tuhan sebagai mahluk sosial yang berarti membutuhkan satu sama lain. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat hidup sendiri. Maka dari itu penting sekali untuk memiliki komunitas di dalam dunia ini. Pertanyaannya, komunitas seperti apakah yang seharusnya kita miliki sebagai orang percaya?
Hari ini kita membahas tentang komunitas orang percaya baru yang kita kenal dengan sebutan "jemaat mula-mula." Setelah mendengar khotbah Petrus, banyak dari mereka yang kemudian ingin menyucikan diri mereka tetapi tidak tahu caranya. Akhirnya Petrus pun memerintahkan mereka untuk memberi diri di baptis karena pengampunan dosa yang Tuhan telah berikan (37-40). Tercatatlah sekitar tiga ribu jiwa bertobat dan memberi diri dibaptis (41). Lalu, setelah itu timbullah sebuah keharmonisan di dalam komunitas orang percaya baru pada waktu itu.
Penting untuk diperhatikan bahwa jemaat mula-mula tidak hanya menciptakan keharmonisan di dalam komunitas tetapi yang terutama dituliskan yaitu bahwa mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul (42). Hal ini menunjukkan bahwa jemaat mula-mula juga mengutamakan pengajaran rasul-rasul di dalam pertumbuhan iman mereka. Mereka menganggap penting pertumbuhan mereka di dalam komunitas, dan bukan hanya sekadar kumpul-kumpul saja.
Lalu berikutnya disebutkan bahwa mereka selalu berkumpul untuk makan bersama dan juga berdoa. Selain itu keharmonisan dalam jemaat mula-mula juga ditunjukkan melalui adanya rasa peduli terhadap satu dengan lainnya. Bahkan mereka menganggap segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama yang mana ini menggambarkan keeratan relasi satu dengan yang lainnya. Selain itu mereka bahkan mejual harta mereka untuk dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan sesuai dengan keperluan mereka masing-masing.
Satu catatan penting lagi di akhir perikop ini disebutkan bahwa mereka disukai banyak orang, dan bahkan dengan keharmonisan dan pertumbuhan kerohanian mereka di dalam komunitas itu membuat semakin banyak orang datang dan percaya kepada Yesus Kristus. Jemaat mula-mula adalah komunitas yang bertumbuh bersama. Mereka menganggap penting pertumbuhan kerohanian mereka bersama melalui pengajaran rasul-rasul; mereka saling peduli dan saling berbagi kepada setiap mereka yang membutuhkan; dan mereka juga menjadi kesaksian serta kitab yang terbuka sehingga orang yang belum percaya dapat melihat Kristus secara langsung dan menjadi percaya.
Mari kita ciptakan kembali suasana komunitas yang tumbuh bersama di sekitar kita. Mulai dari lingkup kecil; keluarga, teman sekolah, rekan kerja, rekan pelayanan, tetangga, dan lainnya. Kita ciptakan komunitas yang rindu untuk bertumbuh bersama melalui pembacaan Firman, mendengarkan Firman, dan belajar Firman. Serta ciptakan komunitas yang peduli terhadap satu sama lain, karena dengan demikian kita bisa menolong sesama kita untuk melihat Kristus dalam setiap hal yang terjadi di dalam hidup mereka. Demikian juga kita dapat menunjukkan kasih Kristus kepada orang-orang yang belum percaya. Mari bertumbuh bersama sebagai satu komunitas tubuh Kristus.
Pokok Doa:
1. Pergumulan studi dan pekerjaan Remaja-Pemuda GKI Coyudan
2. Rangkaian bulan musik dan konser kebangsaan
3. Persiapan HUT GKI Coyudan ke 75 tahun
4. Pergumulan Jemaat yang sedang sakit dan lanjut usia