KETAATAN PADA ALLAH

  •  Sujud Swastoko
  •  

Bilangan 9:15-23

”Setiap kali awan itu naik dari atas Kemah, orang Israel pun berangkat, dan di tempat awan itu diam, di sanalah orang Israel berkemah. Atas titah Tuhan orang Israel berangkat dan atas titah Tuhan juga mereka berkemah; selama awan itu diam di atas Kemah Suci, mereka tetap berkemah.” (ay.17, 18)

Hari ini kita belajar dari ketaatan orang Israel dalam mengikuti perintah Tuhan melalui tanda yang diberikan. Pada saat orang Israel keluar dari tanah perbudakan, yaitu Mesir, mereka mendapat pimpinan Tuhan. Selama perjalanan menuju tanah Kanaan, mereka melihat tanda dari awan yang menutupi Kemah Suci.

Awan dalam tradisi Yahudi merupakan tanda kehadiran Allah. Waktu Musa dipanggil Allah untuk naik ke Gunung Sinai, gunung tersebut juga diliputi awan yang menunjukkan kemuliaan dan kehadiran Allah. Awan tersebut pada saat malam hari kelihatan seperti api.

Dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian, orang Israel dituntun oleh awan yang menunjukkan kehadiran Allah di tengah-tengah bangsa tersebut. Mereka akan berhenti saat awan meliputi Kemah Suci. Selama awan tersebut menutupi Kemah Suci, berapa pun lamanya, bisa sampai berhari-hari atau berbulan-bulan, maka mereka akan berkemah di tempat itu sambil mengerjakan kewajiban mereka sebagai umat Tuhan dengan perantara Musa.

Baru setelah awan naik dari atas Kemah, mereka akan melanjutkan perjalanan. Demikian orang-orang Israel itu melaksanakan titah Tuhan dan mendapat pimpinan Tuhan selama perjalanan mereka keluar dari tanah perbudakan. Tuhan terus memelihara umat-Nya dan menuntun mereka menuju Tanah Kanaan.

Kita sebagai umat pilihan Tuhan, orang yang percaya bahwa Yesus Kristus adalah Mesias yang dijanjikan Allah untuk menyelamatkan manusia, maka kita juga harus taat pada firman Tuhan yang menuntun kita pada jalan kebenaran. Kalau orang Israel bisa melihat tanda, yaitu awan yang naik atau turun, maka kita juga telah diberikan Roh Kudus yang hadir dalam hidup kita.

Roh Kudus akan menuntun kita pada jalan yang benar. Roh Kudus akan membisikkan dalam hati kita, mana jalan yang harus dilalui, yaitu jalan yang sesuai dengan firman Allah. Pada saat kita taat pada pimpinan Roh Kudus, setia mendengar dan melakukan firman Tuhan, maka kita akan berjalan menuju kebahagiaan kekal.

Perjalanan yang kita lalui di dunia tentu tidaklah mudah, karena Tuhan Yesus sendiri telah mengingatkan bahwa mereka yang percaya kepada Yesus Kristus akan menghadapi penderitaan di dunia, seperti yang Kristus alami. Namun, penderitaan itu bukan halangan bagi orang percaya untuk terus hidup dalam kebenaran. Karena Roh Kudus akan memampukan orang percaya hidup seturut firman Tuhan.

Sebagai orang percaya, marilah kita senantiasa taat dan setia pada firman Tuhan, sehingga kita hidup sesuai dengan kehendak Bapa di surga. Tuhan menghendaki kita untuk terus melakukan pekerjaan baik dengan kasih, seperti yang Allah lakukan dengan mengutus Anak-Nya ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari kuasa Iblis, dan juga mengirimkan Roh Kudus untuk menolong kita. Tetaplah hidup setia dan taat pada kebenaran firman Allah. Amin.  


Pokok Doa

1. Bersyukur atas keselamatan dalam Yesus Kristus, semoga iman kita makin kokoh.

2. Pergumulan anggota jemaat, Tuhan memberikan jalan keluar.

3. Karyawan kantor gereja agar bisa bekerja dengan baik, keluarganya diberkati Tuhan.


Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.