KESETIAAN TUHAN YANG TAK PERNAH GAGAL

  •  Daniel Kristanto Gunawan
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

Sabtu, 30 Nov 2024


Kesetiaan Tuhan yang Tak Pernah Gagal

Nehemia 9:26-31


“Tetapi dalam kasih-Mu yang besar Engkau tidak membinasakan mereka dan tidak meninggalkan mereka, sebab Engkau adalah Allah yang pengasih dan penyayang.” (Nehemia 9:31)


Nehemia 9 mencatat doa umat Israel yang merefleksikan perjalanan panjang bangsa itu bersama Tuhan. Dalam ayat 26-31, kita melihat pola yang sering terjadi: umat Israel memberontak melawan Tuhan, menolak hukum-Nya, dan membunuh para nabi yang diutus untuk menuntun mereka kembali. Namun, meski mereka terus-menerus jatuh ke dalam dosa, Tuhan menunjukkan kesetiaan-Nya. Ia menghukum mereka dengan kasih dan tetap memberi kesempatan untuk bertobat.


Kasih Tuhan tidak seperti kasih manusia yang mudah hilang karena kesalahan orang lain. Ayat 31 menegaskan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Kasih dan belas kasih-Nya selalu tersedia, bahkan saat umat-Nya tidak setia.


Renungan ini mengingatkan kita pada kebenaran yang indah: Tuhan setia meskipun kita sering gagal. Dalam kasih-Nya, Tuhan terus memanggil kita untuk kembali kepada-Nya, memberi pengampunan, dan memperbarui hidup kita.


Bagaimana respons kita terhadap kasih Tuhan yang begitu besar ini? Apakah kita terus memberontak dan berjalan dalam dosa, ataukah kita mau bertobat dan berserah sepenuhnya kepada-Nya?


Refleksi:

1. Apakah ada pola pemberontakan yang masih terjadi dalam hidupmu saat ini?

2. Bagaimana anda bisa lebih menghargai kesetiaan dan kasih Tuhan dalam hidupmu sehari-hari?


Doa:

“Tuhan yang penuh kasih, terima kasih karena Engkau setia meskipun kami sering gagal. Ampuni pemberontakan kami, dan tolonglah kami untuk hidup setia kepada-Mu. Mampukan kami untuk selalu menghargai kasih-Mu dan berserah kepada kehendak-Mu. Dalam nama Yesus berdoa. Amin.”


Pdt Daniel K Gunawan

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.