KESESATAN PROGRESIF

  •  Gerald Raynhart Stephen
  •  

Bacaan: 1 Yohanes 2:18-25


Beberapa waktu ini sedang trending istilah "Kristen Progresif." Dimana mereka menyangkal otoritas Alkitab, lalu menyatakan bahwa Yesus bukan jalan keselamatan satu-satunya, dan masih banyak hal lagi. Ironi sekali bahwa penggunaan kata progresif bukan mengarah kepada suatu kemajuan namun justru kemerosotan iman. Jika otoritas Alkitab dipertanyakan berarti segala yang tertulis bisa salah; lalu jika Yesus bukan jalan keselamatan satu-satunya apakah dengan demikian kematian dan kebangkitan Yesus pun menjadi sia-sia?

Rupanya rasul Yohanes dalam suratnya juga telah membahas tentang ajaran-ajaran sesat. Pada waktu itu memang kekristenan diserang oleh begitu banyak ajaran-ajaran sesat. Parahnya lagi bukan hanya dari luar kekristenan melainkan juga dari dalam kekristenan. Sehingga ajaran sesat itu justru muncul dari orang-orang yang mengaku Kristen. Ajaran sesat itu dikenal dengan istilah "doketisme," yaitu mereka menganggap bahwa Yesus hanya tampak seperti manusia. Artinya adalah bahwa mereka menyangkali kemanusiaan Yesus. Hal ini tentu berpengaruh pada iman Kristen karena dengan demikian mereka juga menyangkali kematian dan kebangkitan Yesus. Maka dari itu Yohanes menyebut mereka dengan sebutan "antikristus."

Rasul Yohanes menegaskan bahwa orang yang telah percaya beroleh pengudusan dalam nama Tuhan Yesus. Maka dari itu setiap orang percaya perlu terus bertahan di dalam kebenaran. Sebab, di dalam kebenaran tentu tidak ada dusta. Lebih lagi Yohanes menambahkan bahwa mereka yang berdusta adalah mereka yang tidak mengakui Yesus sebagai Anak Allah, yang juga berarti mereka tidak mengakui sang Bapa. Maka dari itu rasul Yohanes juga menekankan bahwa hendaklah setiap orang percaya tetap percaya kepada Yesus dan juga percaya akan janji-Nya yaitu hidup yang kekal (ay. 24-25).

Ajaran-ajaram sesat pada waktu itu memang sudah banyak, dan seperti apa yang Yesus katakan bahwa pada akhir zaman akan banyak nabi-nabi palsu dan penyesat. Saat ini kita pun sedang diperhadapkan dengam realita nabi-nabi palsu, melalui ajaran-ajaran yang mereka bawa, dan bahkan orang-orang yang mengaku dirinya nabi atau juruselamat. Seiring berjalannya waktu ajaran-ajaran sesat itu menjadi "kesesatan progresif," yang artinya ajaran sesat itu semakin kuat dan bertambah, sebab iblis juga tidak akan tinggal diam untuk mencobai setiap orang percaya. Berhati-hatilah dengan ajaran-ajaran tersebut. Jangan lengah dan teruslah kuatkan iman kita menghadapi ajaran-ajaran sesat tersebut. Hidup kekal itu sudah dijanjikan dengan pasti oleh Yesus sendiri. Maka marilah kita tetap berharap dan percaya kepada Yesus sampai Ia datang untuk menggenapi janji-Nya.


Pokok Doa:

1. Pergumulan studi dan pekerjaan remaja pemuda GKI Coyudan

2. Pergumulan keluarga-keluarga Kristen

3. Pergumulan jemaat yang sakit dan lanjut usia


Gerald Raynhart Stephen

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.