KERJAKANLAH KESELAMATANMU

  •  Sujud Swastoko
  •  

RENUNGAN HARIAN

GKI COYUDAN SOLO

Selasa, 27 Januari 2026


Kerjakanlah Keselamatanmu

Filipi 2:12-18


”Karena itu, Saudara-saudaraku yang terkasih, sebagaimana kamu senantiasa taat, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih lagi sekarang waktu aku tidak hadir, tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar.”  (ay.12)


Ketika kita berkunjung ke rumah teman atau kenalan, kemudian orang itu mengatakan, “Ayo masuk rumah, anggap rumah sendiri.” Itu artinya kita telah diterima di rumah tersebut dengan baik. Kita bisa melakukan hal-hal yang biasa dilakukan keluarga itu, tidak sungkan untuk makan, minum, atau melakukan aktivitas lain.


Dalam kehidupan iman orang percaya, kita juga telah dipersilakan untuk “masuk rumah” dan “anggap rumah sendiri”. Artinya kita telah diterima sebagai orang percaya dan menjadi anak-anak Allah, dan menerima keselamatan di dalam Kristus. Selanjutnya kita bisa beraktivitas sebagai orang Kristen yang hidupnya mendasarkan diri pada firman Allah.


Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi melalui suratnya juga mempersilakan jemaat tersebut untuk melakukan aktivitas sebagai orang yang telah diselamatkan. “Kerjakanlah keselamatanmu” berarti menghidupi dan mewujudkan keselamatan yang telah diterimanya sebagai anugerah. Caranya adalah dengan melakukan perbuatan baik, taat pada firman Tuhan, hidup dalam kekudusan, dan karakternya semakin bertumbuh kea rah Kristus. 


Jadi, mengerjakan keselamatan dengan melakukan perbuatan-perbuatan baik yang menunjukkan kasih itu bukan usaha untuk mendapatkan keselamatan, tetapi sebagai tanggapan aktif atas keselamatan melalui iman kita. Kita mengerjakan segala sesuatu dilakukan dengan penuh hormat dan melibatkan kuasa Allah yang bekerja di dalam diri orang percaya.


Paulus menuliskan, ”Lakukanlah segala sesuatu tanpa bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tidak bercacat dan tidak bernoda sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah orang yang jahat dan sesat saat ini.” (ay.14,15). Ini artinya, saat kita melakukan segala sesuatu dilandasi dengan kerelaan dan dilakukan dengan tulus yang menunjukkan kita sebagai anak-anak Allah.


Oleh karena itu, marilah kita terus mengerjakan keselamatan itu melalui segala perbuatan baik sesuai dengan firman Tuhan, dengan hati yang tulus dan suci, di tengah kehidupan dunia yang penuh dosa. Dengan demikian, hidup kita bisa menghadirkan  Kerajaan Allah, yaitu damai sejahtera bagi sesama manusia maupun bagi alam sekitar kita. Kiranya Roh Kudus menyertai kita semua. Amin.  


Pokok Doa

- Tuhan menjamah mereka yang sedang sakit dan membutuhkan pemulihan.

- Tuhan menjamah para pemimpin negeri ini agar memimpin dengan takut akan Tuhan.


Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.