KERENDAHAN HATI MEMBAWA KEBENARAN

  •  Gerald Raynhart Stephen
  •  

Bacaan: 1Timotius 1:12-20

 

Percaya diri adalah satu hal yang sangat dibutuhkan ketika kita melakukan sesuatu. Karena dengan percaya diri kita tentu akan memberikan hasil yang maksimal. Percaya diri akan membuat kita yakin bahwa apa yang akan kita kerjakan pasti berhasil dan tentunya akan mengubah cara pandang kita terhadap diri kita sendiri. Percaya diri akan membuat kita merasa bahwa kita mampu dan terampil ketika melakukan sesuatu. Tetapi percaya diri yang berlebihan bisa berakibat fatal dan berbahaya apalagi di dalam pelayanan.

Paulus menuliskan sebuah surat penguatan juga pengingat bagi Timotius. Paulus ingin Timotius untuk pergi dan menjalankan sebuah tugas atau pelayanannya di kota Efesus. Sebelum perikop yang kita baca kita dapat melihat apa yang sebenarnya terjadi di kota Efesus dan juga tugas apa yang diberikan oleh Paulus kepada Timotius (1:3-11). Singkatnya jemaat Efesus sedang dalam keadaan gawat karena adanya ajaran-ajaran palsu, dan lebih parahnya lagi banyak orang percaya yang justru bukan hanya mengikuti ajaran tersebut tetapi juga menyebarkannya.

PauluS mengungkapkan bahwa orang-orang percaya yang turut menyebarkan ajaran palsu itu merasa terlalu percaya diri akan pengetahuan mereka terhadap Hukum Taurat yang sebenarnya tidak mereka mengerti (ay. 7). Hal ini berbanding terbalik dengan Paulus yang telah menjadi rasul Tuhan. Paulus merendahkan dirinya dan mengakui keberdosaannya di hadapan Tuhan, dan juga mengakui anugerah Tuhan yang besar itu bagi dirinya (ay. 13-14). Paulus ingin menunjukkan sikap yang benar untuk menjalankan tugas dari Tuhan, yaitu dengan rendah hati. Dengan hidup rendah hati dan selalu mengakui kebesaran hati Tuhan terhadap dosa-dosa yang ia miliki, rasul Paulus mampu menunjukkan kasih Tuhan itu di dalam dirinya dan menjadi teladan bagi jemaat-jemaatnya.

Tugas ini juga yang ingin diteruskan oleh Paulus kepada Timotius; Yaitu membawa kebenaran dengan kerendahan hati. Sebab Timotius akan menghadapi pengajar-pengajar sesat yang terlalu percaya diri akan pemahaman mereka terhadap Hukum Taurat. Dimana dan kapan saja kebenaran Tuhan perlu di bawa dengan kerendahan hati, agar kasih karunia dan kebesaran hati Tuhan dapat terpancar dalam hidup kita.

Marilah kita hidup dengan rendah hati di hadapan Tuhan dan mengakui bahwa kita adalah orang berdosa yang sebenarnya tidak layak membawa kebenaran itu ke tengah-tengah dunia. Tetapi Tuhan sendirilah yang melayakkan kita untuk melakukan tugas itu. Kiranya Tuhan menolong dan menguatkan setiap kita untuk melakukan tugas ini; membawa kebenaran dengan penuh kerendahan hati.

Pokok Doa:
1. Pergumulan studi dan pekerjaan remaja pemuda GKI Coyudan
2. Kedamaian menjelang pemilu
3. Persiapan rangkaian paskah
4. Pergumulan jemaat yang sakit dan lanjut usia

Gerald Raynhart Stephen

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.