KEPATUHAN TOTAL
Bacaan: Kejadian 22:1-3
=====================
KEPATUHAN TOTAL
Mempersembahkan Ishak di atas mezbah merupakan ujian iman yang terberat dalam kehidupan Abraham. Pertama karena Alkitab menjelaskan bahwa Abraham sangat mengasihi Ishak (ay.2) dan yang kedua menyangkut pergulatan batin Abraham tentang janji Allah yang sangat bertolak-belakang dengan permintaan Allah untuk mempersembahkan anaknya sebagai korban persembahan. Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin ini terjadi? Bukankah Ishak adalah penerus keturunan seperti yang dijanjikan Allah kepadanya.
Pergumulan batin seperti itu, antara percaya kepada Allah dan melakukan kehendak Allah pastinya menjadi sesuatu yang tidak mudah untuk dilalui Abraham di sepanjang perjalanan di gunung Moria. Namun demikian Abraham melaluinya dengan gemilang. la patuh dan mengasihi Allah lebih dari segala sesuatu bahkan hal yang paling ia kasihi. Totalitas mengasihi Allah dan kepatuhan yang utuh dinyatakan Abraham sebagai bukti iman percayanya kepada Allah pengendali hidup dan masa depan.
Abraham hidup dalam panggilan Allah bukan bergantung pada apa yang ia miliki. Tuhan memberkati Abraham dengar kemurahan-Nya. Allah menyediakan yang Abraham butuhkan. la menciptakan kehidupan dan sukacita besar memandang masa depan bersama-Nya. Inilah yang diharapkan Allah dalam hidup kita saat menghadapi semua ketakutan, kecemasan dan ketidak- berdayaan di depan kita. Tetap taat dan setialah, lakukanlah Firman-Nya maka la akan tampil menolong kita.
Abraham begitu percaya kepada Allah mulai dari panggilan pengutusannya, sampai kepada ujian mempersembahkan anak yang ia kasihi. Iman dan perbuatan Abraham bagai dua sisi dari satu mata uang, tidak dapat dipisahkan. Ujian kesungguhan iman dapat kita jumpai dalam kehidupan kita. Ujian iman menjadi salah satu sarana yang di dalamnya Allah menghadirkan tujuan penyelamatan-Nya. Dan seringkali kita tidak tahu mengapa kita diuji sampai ujian itu usai. Ujian-ujian iman kita saat ini, membuat kita lebih kuat dan diteguhkan untuk menghadapi ujian-ujian yang lebih sulit di masa mendatang namun Tuhan tetap ada di sana untuk menolong kita.
Doa:
=============
Ya Tuhan, ujian terhadap iman kami memang tidak mudah kami lalui. Hanya oleh kekuatan dan pertolongan dari-Mulah kami dimampukan melewati semua pencobaan dan akhirnya kami bersyukur menyaksikan kebesaran kasih sayang Tuhan terjadi bagi kami... Amin...
Bp Johanis Melsasail