KENAL TUHAN, KENAL DIRI, TAHU DIRI
Renungan Harian GKI Coyudan
Sabtu, 14 Juni 2025
Bacaan: Lukas 2:41-52
Kenal Tuhan, Kenal Diri, Tahu Diri
Manusia pada umumnya mengalami pertumbuhan. Manusia bertumbuh dari bayi menjadi anak, dari anak menjadi pemuda, dari pemuda menjadi dewasa, dan seterusnya. Dalam pertumbuhan ini, manusia tidak hanya bertumbuh secara jasmani atau intelektual saja. Manusia juga bertumbuh dalam pengenalan. Dalam pertumbuhannya, manusia seharusnya semakin mengenal diri mereka sendiri, orang di sekitar mereka, dan juga mengenal Tuhan.
Calvin, seorang reformator, pernah berkata bahwa hikmat yang benar terdiri oleh dua hal: pengenalan akan Tuhan dan pengenalan akan diri. Orang Kristen diajak untuk semakin mengenal Tuhan dan mengenal diri mereka dengan lebih baik hari demi hari.
Hal inilah yang dilalui oleh Tuhan Yesus. Dalam umur-Nya yang kedua belas tahun, Yesus mengenal akan Bapa-Nya di Sorga. Yesus bertumbuh dalam pengenalan-Nya akan Tuhan, dan hidup dalam relasi yang intim dengan Tuhan. Selain itu, Yesus juga mengenal akan siapa Diri-Nya. Yesus tahu bahwa Diri-Nya adalah Anak Allah.
Namun hal tidak terduga muncul di ayat setelahnya. Yesus mengikuti orang tua-Nya pulang dan tinggal di bawah asuhan mereka. Yesus tetap tunduk kepada orang tua-Nya dan taat kepada mereka. Pengenalan Tuhan Yesus akan siapa Diri-Nya tidak membuat Yesus meninggikan Diri-Nya di atas Yusuf dan Maria selaku orang tua-Nya. Justru Yesus merendahkan diri-Nya dan taat kepada mereka.
Pengenalan akan Tuhan dan diri ditandai dengan kerendahan hati. Ketika manusia semakin mengenal siapa Tuhan dan siapa diri, ia seharusnya menjadi orang yang semakin tahu diri. Oleh karena itu Yesus semakin bertumbuh dan semakin dikasihi, baik itu oleh Allah dan manusia. Biarlah, sama seperti Tuhan kita, kita semakin bertambah hikmat, dan dikasihi oleh Allah dan manusia.
Pokok Doa:
1. Jemaat yang sedang sakit
2. Bangsa dan negara
3. Masa liburan agar dapat berjalan dengan tentram dan penuh makna
Cornelius Kristiawan