KEMBALILAH PADA ALLAH

  •  Maria Sampyuh
  •  

RENUNGAN HARIAN BULAN KELUARGA GKI COYUDAN

KAMIS, 3 OKTOBER 2024


YEREMIA 8: 4-13

KEMBALILAH PADA ALLAH


Keluarga yang dikasihi Tuhan, 


Menanti, membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Oleh karena itulah banyak orang tidak suka menanti. Ada pengorbanan waktu, ada pengorbanan perasaan, pengorbanan materi. Terkadang sudah menanti lama, belum juga membuahkan hasil. Sudah dinanti dengan kesabaran justru membuat masalah. 

Wajar bila dalam penantian, tidak sedikit orang yang menyerah karena lelah. 


Nabi Yeremia diutus Allah untuk menyampaikan kepada umat Israel untuk mengingatkan kekerasan hati umat Israel. Allah begitu sabar menanti mereka kembali, Allah sabar menunggu mereka sadar dan berbalik. Allah tak lelah untuk mengingatkan mereka, menyadarkan kesalahan mereka. Namun bangsa yang tegar tengkuk itu tidak juga sadar akan kesalahan dan kejahatan yang dilakukan. Mereka tidak menyadari jalan mereka semakin jauh meninggalkan Tuhan. 

Sampai-sampai pada ayat 4 dikatakan:" Apabila orang jatuh, apakah ia tidak akan  bangun kembali? Apabila orang berpaling, apakah  ia tidak akan kembali?. Kalimat yang tidak sulit untuk dipahami dan dimengerti. Orang kalau jatuh, pasti akan bangun atau berusaha bangun,tidak akan tinggal diam.

" Mengapa bangsa ini berpaling, seisi Yerusalem berpaling terus  menerus? Mereka berpegang pada tipu daya, mereka menolak untuk kembali (ayat 5). 

Penantian yang sangat melelahkan. Yang menanti sudah sangat sabar dan terus berharap bangsa itu akan sadar dan berbalik. Namun sebaliknya, bangsa itu merasa baik-baik saja, seolah tak terjadi apa-apa, tidak merasa dinanti dengan kesabaran, dan pengorbanan yang sangat panjang dan melelahkan. 

Allah begitu merindukan bangsa yang dikasihiNya menyadari kesalahan dan kembali kepadaNya, Allah  sabar menunggu, sabar mengingatkan. Tapi bangsa itu terus pada kesalahannya dan kejahatannya,tidak merasa bersalah dan tidak mau kembali. 


Allah sabar menunggu, biarlah setiap orang akan meneliti hidup masing-masing. Perbuatan-perbuatan yang telah dilakukan atau masih tetap dilakukan yang tidak memperkenan hati Allah, segera ditinggalkan dan segera kembali kepadaNya. Jangan merasa baik-baik saja, jangan terus mengeraskan hati dan membuat Allah lelah menunggu orang dikasihiNya kembali kepadaNya. 


Tuhan Yesus memberkati kita ???????? 


Pokok Doa: 

1. Panitia  Bulan Keluarga

2. Persiapan Pilkada

3. Pergumulan jemaat 


Ibu Maria Sampyuh

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.