KELUARGA YANG ASIK ITU…….
Bukan saja keluarga yang….
Selalu Bahagia
Selalu lengkap, ada ayah,ibu dan anak-anak
Selalu terlihat bersama ke gereja
Selalu cukup dalam semua kebutuhan sehari-hari
Selalu terlihat manis di postingan sosial media
Selalu bisa mengatasi semua masalah, dalam sehari
Keluarga yang ASIK itu adalah juga keluarga yang…
Sampai hari ini masih terus berpulih dari luka
Menghadapi banyak tragedi dan masalah yang bertubi-tubi
Meski masih sendiri, ia tetap terus memaknai kesendiriannya
Tak selalu bisa mewarnai setiap hari dalam senyuman
Tak selalu memposting tentang hal-hal manis di sosial media
Keluarga yang ASIK itu adalah:
Keluarga yang tak pernah berhenti untuk mengasihi meski dalam luka
Keluarga yang tak pernah menyerah untuk mengampuni meski dalam luka
Keluarga yang tak pernah menyesal untuk tetap menerima setiap pengalaman yang terjadi meski dalam luka.
Mari selalu mengingat sebuah dasar yang Allah letakkan dalam hidup berkeluarga:
Keluarga adalah wahana bagi Allah untuk menyelamatkan manusia dalam kelemahan dan keberdosaannya. Allah memakai keluarga Maria dan Yusuf sebagai wahana dan komunitas pertama yang membesarkan Yesus Sang Juru Selamat. Oleh karena itu, dalam keluarga kita masing-masing Allah sedang melakukan karya penyelamatanNya melalui kasih Kristus yang selalu mengampuni dan menerima kita kembali sebagai umat yang dikasihiNya.
Setiap keluarga, dalam suka dan duka yang dihadapi; dalam setiap bahasa kasih yang berbeda dan berkembang di setiap perjalanannya; dalam pembelajaran untuk mengampuni setiap luka yang ada, selalu mempunyai alasan dan kekuatan untuk mengalami pemulihan dalam keselamatan yang Kristus berikan. Kiranya semua keluarga mau menyadari dan berjuang dalam kasih Kristus yang selalu menyelamatkan dan memulihkan!
(Pdt. Keshia Hestikahayu S.)