KASIH YANG NYATA

  •  Johanis Melsasail
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan

Senin 21 Oktober 2024

Bacaan: Ibrani 6:9-10


KASIH YANG NYATA

=================


"Tetapi, hai saudara-saudaraku yang kekasih, sekalipun kami berkata demikian tentang kamu, kami yakin, bahwa kamu memiliki sesuatu yang lebih baik, yang mengandung keselamatan."(ay 9)


Jika kita mengasihi seseorang, maka kita akan berbicara secara jujur kepada orang tersebut apalagi jika itu adalah keluarga kita. Kita akan menegur secara langsung, mungkin juga secara keras, sebab kita ingin orang yang kita kasihi itu hidupnya baik dan benar. Begitu juga yang dilakukan oleh penulis surat Ibrani kepada pembacanya. Penulis merasa bahwa tulisannya memang keras, tapi itu adalah pernyataan kasih yang dalam dan serius bagi jemaat. Di balik teguran yang keras itu, penulis yakin bahwa akan ada kesetiaan dan kelembutan dalam kehidupan jemaat, meskipun mereka menghadapi penderitaan. Kesetiaan iman itu terwujud dalam kebaikan jemaat kepada orang kudus (rasul, gembala, atau pengajar) yang terus bertahan.


Ada dua hal yang dapat diambil sebagai pelajaran penting dari bacaan ini yaitu:

1. Wujudkan dan nyatakan kasih melalui teguran. Teguran membuat kita mengoreksi diri, supaya kita bisa hidup lebih baik dan lebih benar di waktu yang akan datang. Teguran itu membuat kita sadar, bahwa apa yang selama ini kita lakukan kurang berkenan bagi Tuhan atau bagi sesama. Kita tidak akan berubah menjadi lebih baik, jika kita hanya ingin menerima pujian tanpa mau menerima teguran atau kritik. Bersyukur jika ada yang menegur kita, sebab itu adalah tanda orang lain mengasihi kita.

2. Menyatakan iman dalam perbuatan kasih yang nyata. Inilah yang dilakukan oleh jemaat pada waktu itu. Mereka dalam kondisi terdesak, iman mereka goyah dengan ancaman penderitaan, namun mereka masih mau untuk memperhatikan para pelayan yang ditempatkan Tuhan Yesus di tengah-tengah mereka. Kita juga diminta menyatakan kasih, meskipun dalam kondisi dan situasi yang kurang baik sekalipun, dan inilah kasih sejati kita.


Pokok Doa:

============

1. Penatalayanan GKI Coyudan.

2. Pergumulan dan ulang tahun jemaat.

3. Pemimpin baru Bangsa Indonesia.


Bp Johanis Melsasail, S.Si.Teol

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.