KASIH TAK BERBALAS

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

Pernahkah Saudara berjumpa dengan seorang yang diperlakukan baik tetapi justru memanfaatkan kebaikan orang itu sehingga merugikan dan melukai hati orang yang sudah berbuat baik kepadanya? Itulah kenyataan yang ada di dunia, ada orang-orang yang tidak dapat membalas kebaikan dengan kebaikan yang tulus; bahkan sebaliknya membalas kebaikan dengan kejahatan.

Bukankah itu yang manusia seringkali melakukan juga hal yang sama terhadap Tuhan?! Kebaikan Tuhan dipandangnya sebagai kesempatan dan dimanfaatkan untuk kepentingan diri sendiri. Belas kasih Tuhan tidak dibalas dengan kasih yang tulus kepada Tuhan, tetapi justru memandang rendah (meremehkan) kebaikan Tuhan dengan terus berbuat apa yang menyakiti hati Tuhan!

Mazmur 98 menuliskan syair indah tentang ajakan pemazmur kepada alam ciptaan dan semua makhluk – termasuk manusia – untuk memuji dan memuliakan Tuhan Allah atas kasih dan setia-Nya yang memperkenalkan keselamatan. Allah akan datang sebagai hakim yang adil, yang akan menghakimi seluruh muka bumi tanpa terkecuali, termasuk umat Tuhan !

Lalu dengan cara apakah kita membalas kebaikan dan keselamatan dari Tuhan? Cukupkah dengan memuji Tuhan melalui alat musik, nyanyian dan tarian bagi-Nya? Marilah kita meresponi kebaikan dan keselamatan dari Tuhan ini dengan mengasihi Allah; yaitu merespon cinta kasih-Nya dengan :

1.     Hidup benar di hadapan Allah dan sesama.

2.    Memberitakan kebaikan dan keselamatan dari Allah kepada semua orang yang  kita jumpai.

 

(Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi, S.Si. Teol.)

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.