KASIH SETIA TUHAN
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN
27 AGUSTUS 2024
KASIH SETIA TUHAN
NEHEMIA 9:16-17
Air susu dibalas air tuba. Itulah peribahasa untuk menggambarkan sikap orang yang melakukan kejahatan kepada orang yang telah berbuat baik kepadanya. Orang sudah berusaha mengasihi, tetapi malah dicurigai. Orang berusaha berbagi dengan tulus hati, malah difitnah mencari muka. Bagaimana perasaan kita ketika sudah melayani dan berbuat sebaik-baiknya, tetapi malah direspons dengan sinis dan jahat? Tentu kita merasa kecewa. Sebagian orang bahkan mungkin berpikir berulang kali untuk menaruh kepercayaan lagi kepada orang tersebut.
Nehemia mencatat doa pengakuan umat Israel tentang karya Allah yang menyelamatkan mereka di sepanjang sejarah. Berkali-kali mereka jatuh dalam keangkuhan dosa, berkali-kali juga Allah memberikan kesempatan baru bagi mereka untuk berubah. Lantas, apa yang menjadi dasar tindakan Allah itu? Tidak lain adalah kasih sayang Allah yang besar. Allah adalah Allah yang pengasih dan penyayang. Kasih-Nya mengarahkan kepada apa yang baik; sayang-Nya merengkuh di kala umat jatuh dan tersesat.
Pengakuan kita akan sifat Allah yang pengasih dan penyayang semestinya dapat menuntun kita untuk bisa terus berjalan bersama-Nya dalam berbagai peristiwa hidup kita. Seburuk-buruknya hidup kita dan betapapun besarnya upaya kita melarikan diri dari jalan-Nya, keinginan Allah ialah supaya kita mendapat apa yang baik dan kembali dalam lingkup pengasihan-Nya. Kesempatan baru selalu Allah berikan bagi orang yang rendah hati dan bersedia mengakui kekuasaan kasih-Nya yang menyelamatkan.
Pokok Doa:
1. Pergumulan jemaat yang sakit dan lanjut usia
2. Persiapan HUT ke-76 GKI Coyudan
3. Kondisi bangsa dan negara Indonesia
Carlene Evangeline