KARYA ROH KUDUS BAGI ORANG PERCAYA

  •  Johanis Melsasail
  •  

Bacaan: Kisah Rasul 8:26-33

Seorang sida-sida dari Etiopia ini pasti adalah seorang Yahudi yang saleh. Buktinya dari Etiopia yang di Afrika dia berusaha datang ke Yerusalem untuk beribadah. Namun seseorang yang rajin melaksanakan ibadah, tidak serta merta berarti orang itu memahami Firman Tuhan. 

Ibadah bisa saja menjadi rutinitas dan ritual yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh, tetapi pemahaman tentang Firman Allah, haruslah melalui penyertaan Roh Kudus. Maka di sinilah Roh Kudus bekerja. Roh Kuduslah yang mempertemukan Filipus dengan bendahara dari Etiopia itu. Dan Roh Kuduslah yang menyertai Filipus untuk menyatakan kebenaran bagi sang bendahara itu pada waktu yang tepat.

Maka seperti Filipus, setiap hari Tuhan memberikan kesempatan bagi kita untuk bertemu dengan sesama kita baik yang Kristen maupun non-Kristen. Maka Tuhan memakai kita untuk menyampaikan berita kebenaran bagi mereka.

Namun dari kehidupan sida-sida ini, ada 3 hal yang harus kita renungkan adalah:

Pertama. Sida-sida dari Etiopia ini adalah contoh tentang kita orang  Kristen yang sering mengikuti ibadah dengan rajin dan suka mendengar kesaksian, namun kekristenan kita sering terlihat hanyalah semacam 'label' tanpa pemahaman iman secara mendalam, karena tidak mengerti Firman Tuhan. 
Kedua. Penolakan terhadap kekristenan sering terjadi karena mereka non-Kristen tidak melihat dan merasakan Firman Allah yang melandasi perilaku hidup kita. 
Ketiga. Kalau Firman Allah mendarah-daging dalam kehidupan kita, maka tentulah perilaku kita akan diwarnai oleh kasih, sukacita dan damai sejahtera. Maka kehadiran Roh Kudus dalam hidup kita adalah kehadiran yang menghasilkan kehidupan injili yang berdampak bagi sesama dan bagi dunia.

Jalanilah kehidupan hari ini dengan sukacita, hiduplah selalu dalam tuntunan Roh Kudus, agar sesama kita mengerti bahwa kuasa yang mengawal kita bukanlah kuasa yang menuntun pada kekecewaan, persungutan dan perbantahan. Tetapi kuasa yang menuntun pada damai sejahtera dan sukacita. Kiranya Roh Kudus menolong Kita. Amin.

Pokok Doa:

  1. Penatalayanan GKI Coyudan.
  2. Pergumulan jemaat.
  3. Pemerintah dan Bangsa Indonesia.
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.