KALA PENCOBAAN DATANG MENGGODA

  •  Novita Andriani
  •  

KALA PENCOBAAN DATANG MENGGODA

Lukas 4: 1-13; I Petrus 5: 8


Membaca kisah Yesus yang dicobai di padang gurun, terus terang saya heran dengan iblis. Bagaimana mungkin Pribadi sesempurna Yesus masih berani-beraninya iblis cobai? Tapi itulah iblis, tidak ada kamus menyerah dalam rencananya untuk menjatuhkan seseorang dalam dosa. Dalam I Petrus 5: 8 dikatakan iblis seperti singa yang siaga (memperhatikan dengan sungguh) dan siap memangsa (tahu betul kelemahan mangsanya).


Iblis memiliki pendekatan yang jitu untuk mencobai manusia. Dia tahu ada tiga hal yang biasanya menjadi titik lemah manusia, persis seperti apa yang disimpulkan dalam I Yohanes 2:16, yaitu: keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup. Dan ketiga hal itulah yang coba dia tawarkan kepada Yesus dengan ending yang sudah bisa ditebak (Yesus menang melawan pencobaan).  Mari kita belajar dari teladan Yesus dalam melawan godaan pencobaan.


  1. Keinginan Daging

“Manusia hidup bukan dari roti saja” Sejatinya manusia itu diciptakan oleh Tuhan dan tentu saja manusia hidup bukan hanya tentang bagaimana memenuhi kebutuhan daging saja. Cukup bagaimana kita hidup sesuai dengan kehendak Tuhan dan mempercayai bahwa Dia sanggup memelihara. Dia akan memberikan apa yang kita butuhkan.

  1. Keinginan Mata

“Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” Semua yang terlihat oleh mata adalah fana, tidak ada yang kekal. Seberapapun menariknya, tidak akan ada yang sungguh-sungguh dapat memenuhi kepuasan hati. Hanya ketika manusia hidup dekat dengan Sang Penciptanya dan mengutamakan Dia lebih dari apapun maka manusia dapat memperoleh kepuasan sejati.

  1. Keangkuhan Hidup

“Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” Adapun yang dunia tawarkan, yang dipandang manusia sebagai sebuah kekuatan dan kekuasaan, tidak ada yang lebih besar dari Tuhan. Bagaimana mungkin dalam keterbatasannya, manusia berpikir dapat bertindak selayaknya Tuhan? Bukankah itu sia-sia?


Sama seperti Yesus yang sanggup memenangkan godaan pencobaan, kita pun diberi kuasa oleh Tuhan untuk sanggup melakukannya. Karena walaupun kita adalah manusia yang lemah, tetapi bukan berarti kita tidak bisa menang. Sebab Roh Tuhan yang ada dalam hidup kita adalah Roh yang penuh kuasa. Lawanlah godaan dengan terus melekat dan menujukan pandangan kita hanya kepada Tuhan.  


(Pnt. Novita Andriani)

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.