JANGAN MAIN CURANG
Bacaan: Kejadian 27: 30 - 38
"Jawab ayahnya, "Adikmu telah datang dengan tipu daya dan telah merampas berkat yang untukmu itu." Kata Esau, "Bukankah tepat namanya Yakub, karena ia telah dua kali menipu aku. Hak kesulunganku telah dirampasnya, dan sekarang dirampasnya pula berkat yang untukku".
Kejadian 27:35-36a.
Sesungguhnya semua peristiwa yang terjadi antara Esau dan Yakub bukan sebuah kebetulan belaka. Sebelum Esau dan Yakub lahir, Tuhan sudah berfirman kepada Ribka, ibu mereka, "Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu, suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda". Kejadian 25:23.
Kisah Esau dan Yakub penuh intrik dan pertikaian. Seperti yang disebutkan dalam nas kita, setidaknya ada dua peristiwa besar yang terjadi diantara keduanya. Kedua peristiwa itu adalah : ketika Yakub dengan licik meminta hak kesulungan Esau dan menukarnya dengan roti dan semangkok kacang merah. Peristiwa kedua adalah Yakub merampas berkat yang akan diberikan kepada Esau, sebelum ayahnya meninggal. Dua kali Yakub mendapatkan apa yang diinginkannya dengan cara tipu daya atau main curang. Itu sebabnya Esaupun menyadari hal itu dan berkata di nas kita : "Bukankah tepat namanya Yakub, karena ia telah dua kali menipu aku".
Kedua orang bersaudara ini tidak akur dan apa yang mereka lakukan tidak dapat diteladani.
Dunia ini memang menawarkan banyak cara untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Jabatan, harta, dan lain sebagainya, bisa membuat kita lupa diri dan tergoda untuk memperolehnya dengan cara yang tidak benar. Banyak bukti yang kita lihat dan dengar, mereka yang tergoda dan melakukannya berakhir di penjara.
Sesungguhnya setiap orang diberkati Tuhan. Berkat Tuhan tersedia bagi setiap orang sehingga semestinya tidak ada yang berebut dan berbuat curang untuk mendapatkan berkat. Raih dan dapatkan berkat Tuhan dengan cara yang baik dan benar dihadapan Tuhan.
Sebagai orang percaya hendaknya kita menjauhkan diri dari cara2 yang tidak benar untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Karena itu pada akhirnya akan mendatangkan celaka. Amin.
Doa pribadi:
- Berdoa untuk bangsa dan negara.
- Berdoa untuk orang-orang sakit.
- Berdoa untuk gereja dan pelayanannya.