JADILAH BIJAK
AMSAL 10 : 1 - 5
"Anak yang bijak mendatangkan sukacita bagi ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya".
Amsal 10 : 1 .
Baru saja gereja kita melaksanakan bulan anak (selama bulan Juli). Banyak nasehat yang baik telah diberikan kepada orang tua dan anak2. Baik secara langsung lewat renungan atau kotbah minggu di gereja maupun yang tidak langsung berupa permainan dan acara2 lain yang diikuti oleh anak2. Itu semua adalah usaha gereja untuk menjadikan keluarga dan anak2 kita menjadi baik atau dengan kata lain menjadi bijaksana.
Bacaan kita merupakan bagian dari kumpulan Amsal Salomo yang menunjuk pada cara hidup orang berhikmat dan cara hidup orang bebal. Salomo memberi pengajaran untuk hidup bijaksana. Pengajaran tersebut, semua diawali dari dalam keluarga. Menjadi tanggung jawab orang tua untuk mendidik, mengajar dan membimbing anak2.
Untuk menjadi anak yang bijaksana, orang tua harus menanamkan sikap takut akan Tuhan. Takut akan Tuhan haus menjadi fondasi yang kuat untuk mendidik dan memperlengkapi anak2, agar menjadi anak yang bijak, sehingga mendatangkan sukacita bagi orang tua. Sedang anak yang bebal mendatangkan dukacita dan penderitaan bagi orang tuanya. Seperti kata nas kita : "Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya".
Pada dasarnya anak yang dengar2an akan nasehat yang baik dari orang tuanya akan menjadi anak yang baik, anak yang bijaksana. Tetapi anak yang tidak dengar2an, anak yang bebal akan mendukakan orang tuanya.
Setiap keluarga terpanggil untuk melaksanakan tanggung jawab yang diberikan Tuhan sebagai pelayan dalam keluarga. Keluarga menjadi tempat dan fondasi dasar yang akan mempengaruhi kehidupan seseorang. Orang tua harus menjadi guru yang baik dan guru yang paham apa yang akan diajarkan untuk memuridkan anaknya dengan baik. Karena itu keluarga sering disebut sebagai sekolah kehidupan.
Firman Tuhan mengajarkan dan mengingatkan untuk senantiasa hidup bijak. Bagaimana hidup yang bijak ?.
Pertama, hidup takut akan Tuhan.(Ams. 1:7).
Kedua, mau mendengar, memperhatikan dan menerima didikan yang baik.
Ketiga, menghormati orang tua, mau terus belajar dan berkarya serta mengembangkan talenta yang Tuhan berikan. Tidak malas, punya kemauan meraih harapan ke depan, sehingga mendatangkan sukacita dan kebahagiaan bagi orang tua.
Jadilah anak2 dan orang tua yang bijaksana. Karena orang bijaksana adalah sumber kehidupan yang mendatangkan sukacita.
Doa Pribadi :
- Berdoa untuk yang sakit dan berduka.
- Berdoa untuk kegiatan gereja, termasuk persiapan ulang tahun gereja kita yg ke 75.
Pdt. Em. A. K.