INJIL UNTUK SEGALA BANGSA
Markus 16:9-18
”Lalu Ia berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.” (ay.15-16)
Keraguan atau ketidakpercayaan para murid akan kebangkitan Yesus Kristus membuat Tuhan Yesus menampakkan diri kepada para murid-Nya saat mereka sedang makan. Tuhan Yesus mencela ketidakpercayaan dan kekerasan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada kesaksian orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
Sampai saat ini pun masih banyak orang yang tidak percaya akan kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati. Memang, dari berbagai kesaksian ada juga orang yang bertobat karena mereka seperti mimpi atau bertemu Tuhan Yesus. Namun, apakah rasa percaya sebagai orang beriman itu baru muncul setelah dijumpai oleh Tuhan Yesus?
Dalam bacaan hari ini Tuhan Yesus mencela para murid, karena sebenarnya para murid sudah diberitahu tentang kebangkitan-Nya melalui kesaksian para murid yang lain. Awalnya Maria Magdalena memberitahu para murid bahwa Tuhan Yesus sudah bangkit. Lalu ada dua murid yang sedang bepergian ke luar kota, yaitu ke Emaus, saat dalam perjalanan secara tidak sadar mereka telah berbincang-bincang dengan Tuhan Yesus. Dan setelah sadar, mereka kembali ke Yerusalem untuk memberitahukan para murid yang lain. Namun, para murid tidak percaya kepada Maria Magdalena maupun dua orang itu.
Barulah setelah mereka menyaksikan sendiri kehadiran Tuhan Yesus saat mereka sedang makan, mereka menjadia percaya. Di sinilah kemudian Tuhan Yesus menegaskan bahwa siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi yang tidak percaya akan dihukum. Percaya di sini timbul bukan karena menyaksikan kebangkitan Tuhan Yesus, tetapi percaya kepada pemberitaan Injil Yesus Kristus seperti yang tertulis dalam Alkitab.
Kalau kita percaya kepada Tuhan Yesus, termasuk segala karya-Nya, pengajaran-Nya, penderitaan-Nya, kematian-Nya, dan juga kebangkitan-Nya, maka kita pun diminta untuk menjadi saksi di dunia ini, yaitu saksi yang memberitakan Kabar Sukacita, yaitu Injil Yesus Kristus. Berita tersebut tidak hanya untuk manusia, tetapi dikatakan “kepada segala makhluk”, artinya berita sukacita itu juga harus dirasakan oleh semua makhluk di dunia ini.
Hal ini mengingatkan kembali tugas yang diberikan Allah kepada manusia pertama, yaitu Adam, yaitu untuk memelihara dan menguasai Taman Eden. Artinya, manusia juga harus menjadikan seluruh makhluk di bumi ini dalam keadaan baik. Manusia harus memperlakukan lingkungan hidup dengan baik agar semua berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga seluruh lingkungan dan makhluk di bumi ini dapat hidup dengan baik, tidak menimbulkan bencana karena ketamakan manusia.
Marilah kita terus memberitakan Injil Yesus Kristus melalui seluruh kehidupan kita yang peduli kepada sesama dan lingkungan alam sekitar kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
Pokok Doa
1. Rencana Retreat Aktifis di Griya Persada Kaliurang tgl. 23-24 Mei 2024 dapat diikuti seluruh pengurus komisi (Badan Pelayanan Jemaat) dan para pelayan ibadah.
2. Rapat Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GKI Coyudan nanti malam.
3. Keluarga yang sedang berduka, diberikan kekuatan dan penghiburan oleh Tuhan.
Sujud Swastoko