INDAH PADA WAKTUNYA

  •  Johanis Melsasail
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan

Sabtu,  11 Januari 2025

Bacaan: Pengkhotbah 3:1-15

===================


INDAH PADA WAKTUNYA


(Nats : 3:11) Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah...


Ayat mas di atas mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu membuat segala sesuatu indah pada waktu-Nya, walaupun ada banyak tantangan yang harus dihadapi dan dijalani. 


Beberapa hal yang menjadi alasan mengapa kita harus meyakini bahwa Tuhan akan membuat segala sesuatu menjadi indah pada waktunya.  


Pertama, ada momentum Tuhan (ayat 1-8). 

Kita bisa jumpai ada banyak momentum Tuhan yang dapat terjadi dalam hidup manusia. 

Ada masa-masa dalam hidup manusia yang harus dilewati, tetapi semuanya tetap ada dalam kendalinya Tuhan. 


Kedua, ada anugerah Tuhan ( ayat 9-13). 

Anugerah Tuhan yang diberikan kepada manusia melampaui segala pekerjaan dan kefanaan manusia, sehingga manusia dimampukan untuk menikmati masa-masa yang terjadi dalam hidupnya. 


Ketiga, ada karya Tuhan (14-15). 

Sepanjang masa kehidupan manusia, Tuhan tetap bekerja dan terus berkarya bagi manusia. KIta memahami bahwa karya Tuhan itu kekal dan sempurna adanya, sehingga karena hal itu kita menjadi ciptaan yang takut akan Dia di sepanjang perjalanan hidup kita.


Mungkin saat ini kita sedang hidup penuh dengan kegelisahan dan kekuatiran. Ingatlah bahwa Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktu-Nya dan akan terus memperhatikan kehidupan kita walaupun kita harus melalui dan menjalani masa-masa yang sukar. 


Kiranya Roh Kudus menolong kita untuk memahami dan bersabar serta tetap hidup dalam takut akan Tuhan dalam menantikan segala sesuatu dalam hidup kita menjadi indah pada waktu-Nya. 

Tuhan Memberkati kita.. Amin..


Doa :

===== 

Tuhan Yesus, kami serahkan seluruh pergumulan hidup kami kepada-Mu. Kami percaya sekalipun harus menjalani masa-masa yang sulit, semuanya akan indah pada waktunya. Amin."


Bpk Johanis Melsasail

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.