IMAN: PERCAYA PADA TUHAN SEBELUM YANG DIINGINKAN TERJADI
Markus 5:28-29 (BIMK)
karena ia berpikir, "Asal saja saya menyentuh jubah-Nya, saya akan sembuh!"
Ia menyentuh jubah Yesus, dan seketika itu juga pendarahannya berhenti. Ia merasa bahwa ia sudah sembuh.
Saudara yang terkasih, saya mengajak kita semua membaca kisah ini secara lebih utuh dari Markus 5:21-43. Kisah ini adalah kisah yang menceritakan tentang kesembuhan seroang wanita yang sudah 12 tahun menderita pendarahan. Tak bisa dibayangkan betapa lelahnya fisik dan mental perempuan ini. Bagi kita yang perempuan, mungkin bisa sedikit membayangkan ya. Namun percayalah ini adalah sebuah penyakit yang bukan saja membuatnya lelah secara fisik dan mental. Dengan pendarahannya yang sudah bertahun-tahun maka selama 12 tahun itulah ia berada dalam posisi selalu najis. Ia tak boleh menyentuh dan disentuh oleh siapapun. Ia tidak bisa beribadah di rumah Allah. Ia terputus dari komunitas keluarga dan keagamaanya pada saat itu. Ia punya alasan untuk kehilangan harapan . Tetapi ketika ia melihat dan percaya sungguh kepada Yesus, ia sangat yakin bahwa pertemuannya dengan Yesus pasti akan membuatnya sembuh. Ia tahu bahwa secara keagamaan Yahudi ia najis, oleh karena itu ia tau bahwa ia hanya bisa menjamah jubah Yesus.
Keyakinannya sangat kuat pada Yesus, bahkan sebelum kesembuhannya terjadi. Ia sangat yakin bahwa ketika ia menjamah jubah Yesus, sesuatu akan terjadi atas dirinya. Yesus begitu mengagumkan untuk perempuan ini. Perempuan ini membutuhkan "bukti" di awal untuk percaya sepenuhnya pada Yesus. Betapa luar biasanya Yesus bagi perempuan ini.
Kisah ini membuat kita bertanya apakah demikian pula iman kita pada Yesus? Apakah kita sungguh beriman padaNya sebelum semua doa kita terjawab, Sebelum sakit sembuh, Sebelum semua masalah kita selesai? Biarlah seluruh jawaban dari pertanyaan ini adalah; Ya Aku beriman padaNya sebelum semua terjawab. Karena kehadiranNya,kuasaNya dan kasih SayangNya selalu membuatku yakin dan percaya, bahwa ketika aku datang padaNya dengan iman percaya, IA pasti berbuat sesuatu atas hidupku. Terpujilah namaNya.
Doa pagi:
" Betapa besar kasihMu ya Tuhan. Dengan iman aku sungguh percaya padaMu bahwa Dikau pasti mendengar dan mengetahui semua doa-doaku. Amin"
Pdt Keshia H.S