IA HADIR, MENYERTAI
Renungan Harian GKI Coyudan
Kamis, 4 September 2025
Ia Hadir, Menyertai
Kejadian 39: 1-4
"Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ. Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu. Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya, maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf."
Akhir-akhir ini, kita banyak mendapati masa di mana kita merasa situasi sangat tidak adil. Ada banyak hal yang membuat hati cemas, bahkan tak jarang membuat kita tak tahu harus melangkah ke mana. Yusuf juga pernah ada dalam kondisi seperti itu. Ia dikhianati, difitnah, bahkan dipenjara. Tetapi, Alkitab mencatat satu hal penting: Tuhan menyertai Yusuf. Tuhan tidak meninggalkannya dalam penderitaan dan kecemasannya. Ia hadir, membuat Yusuf tetap berdiri teguh, bahkan di tengah keadaan yang tampak gelap.
Kehidupan yang diberkati bukan berarti bebas dari masalah. Yusuf tidak langsung dibebaskan dari penderitaan, tetapi di setiap musim hidupnya, Allah menopang dan memelihara. Bahkan, apa yang orang lain rencanakan untuk kejahatan, Allah ubahkan menjadi jalan menuju kebaikan. Begitu juga dalam hidup kita: tantangan tidak akan pernah lenyap, tetapi kita tidak berjalan sendirian. Ada Tuhan yang setia menyertai langkah kita.
Karena itu, mari kita belajar untuk tetap setia mencintai Tuhan, apa pun keadaan kita hari ini. Jangan biarkan situasi membuat kita kehilangan pengharapan. Percayalah, Allah selalu menyediakan jalan kehidupan yang penuh berkat bagi orang yang mengandalkan-Nya. Dia tidak hanya memberi kekuatan untuk bertahan, tetapi juga menuntun kita kepada masa depan yang penuh pengharapan. Amin.
Doa:
1. Tumbuh-kembang jasmani dan rohani anak-anak (supaya menjadi anak-anak Tuhan yang berintegritas)
2. Semangat para aktivis, terutama Guru Sekolah Minggu dalam pelayanannya
3. Keadilan di Indonesia
Yohana Jessica