HIKMAT: HARTA IDAMAN MANUSIA BERIMAN
Amsal 8:11 (BIMK) Akulah hikmat, lebih berharga dari berlian; tak dapat dibandingkan dengan apa pun yang kauidamkan.
Bagi orang beriman, memiliki hikmat adalah bagaikan memiliki harta idaman yang sangat di dambakan. Hikmat, adalah kebijaksanaan yang berasal dari Tuhan. Sumber dari Hikmat adalah Sabda Tuhan. Dengan menggali Sabda Tuhan dengan penuh rasa hormat dan cinta kepada Allah, seorang beriman akan mendapatkan hikmat. Dengan memiliki Hikmat, maka manusia beriman akan sungguh mengerti kehendak Allah dan bagaimana melakukan kehendak Allah tersebut dalam hidup. Itulah satu-satunya tujuan orang beriman. Itulah satu-satunya kunci kebahagiaan orang beriman. Bukan uang, jabatan, prestasi atau popularitas lah yang menjadi harta yang diidamkan oleh manusia beriman. Bahwa sebagai manusia biasa, hal-hal tersebut diperlukan namun itu semua bukanlah harta terpenting baginya.
Sungguh Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita tentang tujuan kita hidup. Apa yang sebenarnya kita cari dalam dunia ini? Apa yang sungguh sedang kita perjuangkan setiap hari dengan seluruh tenaga dan upaya kita setiap hari? Untuk apa semua hal itu kita kerjakan mati-matian selama ini, dengan segala jatuh dan bangun dalam hidup kita? Bisakah kita menjawab semua ini dengan hati dan pikiran yang bersih? Bagi orang yang sunggug mencintai Allah lebih daripada apapun, ia akan menjawab bahwa mencari dan mendapatkan Hikmat dari Tuhan adalah tujuan hidupnya. Dengan itu, ia dapat sungguh memenuhi tujuan Tuhan menciptakannya, yaitu: memuliakan Allah dalam segala hal.
Doa pagi:
"Bapa yang baik, biarlah kiranya Hikmat daripadaMulah yang sungguh yang cari dengan sekuat tenaga, biarlah hanya Hikmat dariMulah yang kami sungguh kami inginkan dalam hidup ini. Amin"
Pdt Keshia H.S