HIDUP SEBAGAI ANAK TERANG
Bacaan: EFESUS 5:6-14
Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang (Efesus 5:8).
Kalimat yang diucapkan oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus ini mengingatkan:
- Tentang jati diri jemaat Efesus sebelum mereka mengenal Kristus. Mereka memiliki kehidupan sama seperti orang-orang Efesus yang lain,tidak hidup dalam kebenaran Allah karena mereka adalah kegelapan. Perbuatan-perbuatan yang dilakukan adalah perbuatan kegelapan, hal-hal yang hanya pantas dilakukan di tempat yang tersembunyi.
- Mengingatkan jati diri jemaat Efesus yang baru. Rasul Paulus bukan hanya berbicara masa lalu jemaat Efesus, tetapi Rasul Paulus juga mengingatkan jati diri jemaat Efesus setelah pengenalan mereka kepada Kristus. Mereka bukan lagi kegelapan, tetapi mereka adalah terang di dalam Tuhan. Karena mereka telah mengenal dan tinggal dalam terang Kristus, maka terang itu ada pada jemaat Efesus. Mereka bukan lagi yang lama, tetapi mereka diperbaharui oleh karena Kristus.
- Mengingatkan bagaimana jemaat Efesus harus hidup dengan jati diri mereka yang baru.
Ketika jemaat Efesus adalah kegelapan, maka perbuatan yang dihasikan adalah perbuatan kegelapan, hal-hal yang hanya pantas di tempat yang gelap,tidak pantas dilakukan di tempat yang terang. Tetapi ketika jemaat Efesus sudah memiliki jati diri yang baru sebagai terang, maka mereka tidak pantas lagi melakukan perbuatan- perbuatan yang lalu, mereka harus menanggalkan kehidupan yang lama dan mengenakan kehidupan yang baru. Perbuatan- perbuatan yang hanya pantas dilakukan di tempat tersembunyi itu harus di matikan. Perbuatan-perbuatan yang dulu biasa dilakukan, tidak lagi dilakukan, bahkan Rasul Paulus mengatakan, menyebut sajapun jangan.
Terang Kristus yang tinggal dalam hati orang yang percaya, mesti terpancar melalui sikap hidup orang-orang yang percaya.
Orang yang sudah berada dalam terang Kristus, tidak berkawan dengan perbuatan-perbuatan kegelapan.
Apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus mesti harus segera ditanggapi dengan perubahan dan pembaharuan hidup,tidak menunda dan tidak mengabaikan. Segera bangun untuk yang masih tertidur, masih menunda dan juga untuk yang masih merasa biasa dan baik-baik saja dengan kehidupan yang lama.
Mari merenungkan kalimat Rasul Paulus ini dan biarlah setiap orang menilik kehidupannya masing-masing.
Tuhan Yesus menolong dan memampukan untuk hidup dalam FirmanNya