HIDUP DALAM KERAJAAN KRISTUS 

  •  Johanis Melsasail
  •  

Bacaan: Wahyu 22:1-5
=====================

Kehidupan orang percaya pada masa pemerintahan Romawi sangatlah berat. Orang percaya mengalami penderitaan badani dan rohani. Mereka dipaksa untuk menyembah dan mengakui kaisar sebagai Tuhan. Hal ini tentu merupakan penyangkalan terhadap eksistensi mereka sebagai pengikut Kristus. "Yesus Kristus adalah Tuhan"; itulah pengakuan iman mereka. Namun di sisi lain, sikap dan pengakuan iman seperti ini membuat orang percaya mengalami banyak siksaan. Menghadapi siksaan dan penderitaan yang berat itu, orang percaya berharap agar segera datang suatu zaman baru.

Surat Wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes dengan latar belakang kejadian yang dialami orang percaya pada masa-masa yang sulit itu. Pengungkapan tentang "Yerusalem Baru" bertujuan untuk menguatkan orang percaya dalam pengharapan mereka, yakni bahwa apa yang mereka harapkan itu sesungguhnya akan menjadi kenyataan. Suasana yang digambarkan di dalam "Yerusalem Baru" begitu indah; keindahannya melebihi Firdaus yang pertama. Apa saja yang terjadi dalam Yerusalem baru itu?

1. Ada sungai air kehidupan yang bersumber dari takhta Allah,  yakni Firman dan Roh Kudus-Nya akan mengalir menyejukkan hati kita.
2. Ada pohon kehidupan yang berbuah setiap bulan dan daunnya berkhasiat untuk menyembuhkan, yaitu kehendak Allah yang menjadi sumber harapan kita. 
3. Tidak ada laknat atau kutuk. Semua orang percaya yang setia sampai akhir, akan melihat wajah Kristus dan nama-Nya tertulis di dahi mereka sebagai milik Kristus.

Hidup di dalam Kerajaan Kristus adalah hidup yang bebas dari rasa takut dan kutuk. Hidup di dalam Kerajaan Kristus berarti menjadikan Kristus sebagai Raja dalam kehidupan setiap saat, sehingga Kristuslah yang memerintah dalam hidup kita. Dan kita harus setia menyembah dan beribadah kepada-Nya. Maka segala kegelapan akan sirna karena cahaya kemuliaan Kristus akan bersinar dan mata air kehidupan akan mengalir menyejukkan hati kita. Karena itu, dalam penderitaan hidup yang kita alami saat ini, marilah kita berusaha untuk senantiasa hidup dalam Kerajaan Kristus.

Doa:
Bapa yang baik, Engkaulah Tuhan dan Raja kami. Kami mohon pertolongan-Mu bagi kami. Kami mau berharap dan bersandar pada Tuhan dan Raja kami, agar hidup kami selalu aman dan damai saat kami mengiring Tuhan. Demi Kristu, Raja dan penebus kami.. Amin..

Bpk. Johanis Melsasail

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.