DIPERSATUKAN DALAM ROH KUDUS

  •  Edhi Setiawan
  •  

Renungan Warta, 8 Juni 2025


DIPERSATUKAN DALAM ROH KUDUS

Kejadian 11:1-9; Kisah Para Rasul 2 :1-21 ; Yohanes 14: 8-17, 25-27

Dalam keseharian kita sering mendengar ungkapan “berbeda itu baik”. Didalamnya terkandung maksud yang positif, di mana perbedaan dimaknai sebagai kekayaan, bukan kelemahan, bukan pula ancaman. Dunia menjadi lebih indah dan manusiawi ketika kita dapat hidup berdampingan dengan damai dalam semangat toleransi dan saling menghormati.

Akan tetapi yang kita saksikan sekarang ini banyak terjadi justru sebaliknya: konflik terjadi karena ketakutan akan perbedaan, yang diwarnai ego untuk menang dari yang lain. Kita miris karena berita anak SD dirundung kakak kelasnya hanya karena agamanya berbeda, atau anak-anak muda yang tawuran karena peer groupnya berbeda. Ada orang yang tersisih karena ras yang berbeda, bahkan di level yang lebih tinggi, politik identitas digunakan untuk mempertajam perbedaan dalam pengertian yang negatif demi kepentingan kelompok sendiri.

Alkitab mencatat keangkuhan manusia yang diwujudkan dalam pembangunan menara Babel, yang menjadikan mereka terserak dan terpecah. Akan tetapi Kehadiran Roh Kudus menjadi tanda kasih Allah yang mempersatukan umat-Nya. Turunnya Roh Kudus di hari Pentakosta adalah penggenapan janji, yang menyatukan ribuan orang dengan berbagai latar belakang, bahasa dan suku yang hadir di Bait Allah. Mereka menjadi saksi para Rasul berbicara dalam bahasa mereka, tentang perbuatan Allah yang besar. Mereka berasal dari generasi lama yang dulu tercerai-berai sejak Menara Babel kini menjadi generasi baru yang dipersatukan kembali oleh karya Roh Kudus.

Dalam kehidupan kita, Roh Kudus hadir sebagai Penolong yang menjadi sumber kekuatan, penghiburan, yang menyatukan hati yang tercerai-berai. Kesatuan dalam Roh Kudus bukan berarti keseragaman, justru Roh Kudus bekerja dalam keberagaman dengan memberikan karunia-karunia yang berbeda kepada setiap orang, dengan satu tujuan bersama membangun tubuh Kristus, yang menghadirkan kesatuan dalam kasih Allah yang universal bagi dunia.

Mari kita renungkan: Persekutuan dalam Roh Kudus merupakan karya Allah dalam panggilan kita untuk menghadirkan rangkulan Allah di tengah keberagaman.

(Bp. Edhi Setiawan)


Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.