DIA UBAH JADI KEBAIKAN
RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN
SENIN, 28 JULI 2025
DIA UBAH JADI KEBAIKAN
KISAH PARA RASUL 7:9-10
"Karena iri hati, bapa-bapa leluhur kita menjual Yusuf ke tanah Mesir, tetapi Allah menyertai dia, dan melepaskannya dari segala penindasan serta memberinya anugerah dan hikmat, ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir. Firaun mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir dan atas seluruh istananya" ( Kisah Para Rasul 7: 9-10).
" Hadapilah hal dan perbuatan buruk dengan karakter terbaik yang anda miliki".
Demikian sebuah kalimat yang pernah saya dengarkan.
Apakah mudah untuk dipraktekkan?
Saat seseorang diperlakukan buruk, biasanya akan bereaksi yang buruk juga. Waktu diperlakukan tidak menyenangkan, pasti juga tidak akan terima-terima saja.
Karena iri hati, maka saudara-saudara Yusuf berlaku tidak baik terhadap Yusuf. Mereka menjual Yusuf sebagai budak. Kehidupan Yusuf berubah secara drastis, dari seorang merdeka menjadi budak di negeri orang. Secara manusia pastilah berpikir bahwa kehidupan Yusuf sudah berakhir, masa depannya hacur, masa mudanya dihabiskan sebagai budak. Tetapi keburukan yang dirancangkan oleh manusia, Allah ubahkan menjadi kebaikan, bukan hanya bagi Yusuf secara pribadi, tetapi bahkan juga kaum keluarganya, bangsanya dan juga bangsa Mesir. Dari seorang budak, tetapi Allah memberikan anugerah dan hikmat, sehingga Yusuf menjadi orang kepercayaan raja Firaun. Allah mengubahkan yang buruk itu menjadi kebaikan bagi banyak orang.
Dalam Kejadian 50:19-21 dikatakan: Tetapi, Yusuf berkata kepada mereka, "Janganlah takut, sebab apakah aku ini Allah? Memang kamu telah merencanakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah merencanakannya demi kebaikan, untuk mewujudkan apa yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup banyak orang. Jadi, janganlah takut, aku akan memelihara kamu dan anak-anakmu juga. "
Demikianlah ia menghibur dan menenangkan hati mereka dengan perkataannya.
Meskipun saudara-saudaranya sudah berbuat hal yang sangat buruk dalam hidupnya, namun Yusuf justru menunjukkan karakter terbaiknya. Saat saudara-saudara dilanda ketakutan kalau-kalau Yusuf yang sudah jadi penguasa itu akan membalaskan dendamnya, justru ia menenangkan dan menghibur saudara-saudaranya. Yusuf percaya bahwa Allah sanggup mengubahkan hal yang buruk menjadi hal yang terbaik bukan hanya bagi dirinya sendiri, namun juga untuk banyak orang.
Peristiwa ini yang diceritakan kembali oleh Stefanus dalam pembelaannya. Belajar dari peristiwa yang menimpa Yusuf, maka Stefanus juga percaya bahwa Allah juga memiliki rancangan yang terbaik dalam hidupnya. Meskipun orang merancangkan yang buruk, tapi Allah bisa mengubahkan menjadi kebaikan bagi banyak orang. Selalu ada jalan didalam Tuhan, selalu ada masa depan bersama Tuhan. Bagi setiap orang yang mau berproses bersama Tuhan, maka Tuhan akan menjadikannya kebaikan dan berkat bagi banyak orang.
Jika Tuhan beserta, maka Tuhan akan membuat berhasil.
Manusia bisa merencanakan yang jahat, namun Allah sanggup mengubahkan menjadi kebaikan dan berkat.
Tetaplah berkarakter Kristus dalam menghadapi setiap peristiwa dalam hidup, termasuk peristiwa- peristiwa yang tidak menyenangkan sekalipun. Jika Tuhan beserta, maka Dia membuat berhasil.
Kiranya Tuhan Yesus memberkati. ????????
Pokok Doa :
1. Gereja dalam mengerjakan misi Allah
2. Keluarga- keluarga yang sedang berduka
3. Bangsa dan negara
Maria Sampyuh