CINTA UANG TIDAK MEMBAWA KEPUASAN

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  

RENUNGAN HARIAN 

GKI COYUDAN 

RABU 21 AGUSTUS 2024


CINTA UANG TIDAK MEMBAWA KEPUASAN

Pengkhotbah 5:10 (TB)  (5-9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Ini pun sia-sia.


Banyak orang mengira bahwa sumber kebahagiaan yang tertinggi dalam hidup ini adalah uang. Jelas ini adalah tanggapan yang salah. Meskipun demikian bukan berarti bahwa uang tidak penting dan tidak dibutuhkan. Tentu bukan itu maksudnya. Setiap orang membutuhkan uang untuk dapat melanjutkan hidupnya, namun uang tidak akan pernah bisa menentukan hidup seseorang. Hidup dan mati seseorang tidak ditentukan oleh uang, namun hanya oleh kuasa dan kehendak Tuhan. Oleh karena itu, kitab pengkhotbah hari ini menjelaskan tentang sudut pandang yg seharusny dimiliki oleh orang beriman dalam memandang dan mempergunakan uang. Kitab pengkhotbah mengatakan bahwa mencintai uang, artinya menjadi uang menjadi pusat dan tujuan hidup kita, tidak akan pernah membawa kita pada kepuasan. Kepuasan hidup bukan terletak  dari rasa mencintai uang, tetapi mencintai Tuhan Sang Sumber Hidup. Selain itu, pengkhotbah juga mengingatkan bahwa setiap orang yang mencintai kekayaannya maka ia pun akan tidak pernah merasa puas dan tidak pernah merasa cukup atas hasil dari kerja kerasnya. Sungguh malanglah orang yang seperti ini. Maka marilah kita menjalani hidup ini dengan terlebih dahulu mencintai Tuhan maka semua yang baik akan IA tambahkan sesuai waktu dan kehendakNya. Dengan demikian maka kita dapat menjalankan hidup dengan mengucap syukur atas semua kecukupan yang Tuhan beri. 


Doa pagi::

"Kami bersyukur kepadaMu ya Allah sumber segala berkat dalam hidup ini. Amin" 


Pdt Keshia H.S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.