BUKTI KASIH

  •  Sujud Swastoko
  •  

Yohanes 14:18-27

”Siapa yang memegang perintah-perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Siapa yang mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” (ay.21)

Saat seseorang akan berpisah setelah sekian lama mereka selalu bersama-sama, tentu menimbulkan perasaan yang berat dalam hati. Sehingga waktu-waktu menjelang perpisahan akan dimanfaatkan dengan baik. Kata-kata terakhir atau pesan-pesan sebelum perpisahan menjadi sesuatu yang penting dan bermakna.

Tuhan Yesus juga menyadari bahwa sebentar lagi Dia akan meninggalkan murid-murid-Nya setelah lebih dari tiga tahun bersama-sama. Pengajaran dan keteladanan yang ditunjukkan kepada para  murid diharapkan tidak berhenti saat nanti berpisah. Pemberitaan Injil Kerajaan Allah harus terus diberitakan oleh para rasul dan orang-orang percaya setelah kematian, kebangkitan, dan kenaikan Tuhan Yesus ke sorga.

Oleh karena itulah Tuhan Yesus banyak berpesan kepada para murid, salah satunya adalah agar mereka menunjukkan kasihnya melalui ketaatan mereka dalam melakukan firman Allah. ”Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.” 

Hal ini mempertegas bahwa kasih kepada Tuhan tidak hanya ditunjukkan melalui perkataan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan, yaitu memegang firman Tuhan dan melakukan firman itu. Dengan demikian, kehidupan orang-orang percaya benar-benar hidup dalam tuntunan firman Tuhan. Tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri.

Pada saat orang menaati firman Tuhan sebagai bukti kasihnya kepada Kristus, maka dia juga akan dikasihi oleh Bapa dan Kristus akan menyatakan diri-Nya kepada orang yang  melakukan firman Allah tersebut.

Tuhan Yesus juga menjanjikan Penolong, karena para murid atau orang-orang yang percaya kepada Kristus tidak akan dibiarkan sendirian. ”tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” (ay.26)

Dengan demikian, orang-orang percaya yang melakukan firman Tuhan akan dituntun oleh Roh Kudus sehingga hidupnya berada dalam kebenaran Kristus. Dia akan mendapatkan damai sejahtera dari Allah sehingga orang-orang percaya tidak perlu gelisah dan gentar dalam menjalani kehidupan ini.

Sebagai orang percaya, maka kita pun perlu taat dan setia dalam melakukan firman Tuhan, sebagai wujud kasih kita kepada Kristus dan kepada Bapa. Roh Kudus yang akan memampukan kita untuk menjalani kehidupan ini sesuai dengan firman Tuhan. Kiranya Tuhan terus menyertai kita semua. Amin. 


Pokok Doa

1. Retreat Aktivis di Griya Persada Kaliurang tgl. 23-24 Mei 2024.

2. Transisi kepemimpinan di Indonesia, agar berjalan baik.

3. Anggota jemaat yang sakit diberikan kekuatan, kesabaran, dan kesembuhan oleh Tuhan.


Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.