BIJAKSANA

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  

 
1 Korintus 3:19 (BIMK)  Sebab yang dianggap bijaksana oleh dunia adalah bodoh pada pemandangan Allah. Dalam Alkitab tertulis, "Allah menjebak orang-orang bijaksana dalam kecerdikan mereka sendiri." 

Menjadi bijaksana adalah impian semua orang. Mengapa? Karena dengan menjadi bijaksana banyak orang akan merasa dihormati dan dihargai . Menjadi bijaksana juga akan membuat hidup kita menjadi kelihatan lebih mudah karena kita tahu apa yang harus kita lakukan. Namun yang menjadi pertanyaan adalah, apakah menjadi bijaksana sudah cukup bagi Allah? Inilah yang dibahas dalam Firman hari ini. Ternyata menjadi bijaksana menurut ukuran dunia belum cukup bagi Allah. Allah tidak ingin umatnya menjadi bijaksana menurut ukuran dunia. Karena menjadi bijaksana menurut ukuran dunia akan membawa manusia hanya dituntun pikirannya sendiri. Menjadi bijaksana di hadapan Allah adalah menjadi manusia yang bergantung sepenuhnya kepada Allah dan tidak bersandar pada pengertian tentang diri nya sendiri. Menjadi bijaksana di hadapan Allah adalah mengakui bahwa hanya Allah yang Maha Bijaksana yang mampu menuntun kehidupan kita umatNya.

Doa pagi: 
Ya Allah berikanlah kami kesadaran bahwa pikiran kami belum tentu benar dan oleh karena itu kami sungguh bersandar di hadapanMu. Amin

Pdt Keshia H.S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.