BERTUMBUH BERSAMA DALAM ANUGERAH KASIH ALLAH

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

Pengetahuan iman adalah suatu hal yang baik dan penting bagi pertumbuhan iman manusia. Tetapi sadarkah Saudara bahwa terkadang memiliki pengetahuan itu bisa juga menjadi batu sandungan bagi orang lain jika kita tidak menggunakannya dengan bijaksana? Sebab di satu sisi memiliki pengetahuan itu baik, tetapi di sisi lain juga dapat membawa orang jatuh pada kesombongan karena merasa memiliki lebih banyak pengetahuan daripada yang lain.

 

Rasul Paulus dalam 1 Korintus 8:1-13 mengajarkan bahwa pengetahuan bukanlah yang utama dalam kehidupan iman, tetapi mengasihi Allah dan menjaga diri agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain justru menjadi bagian yang penting dalam kehidupan iman. Karena itu, sekalipun ada banyak pengetahuan kita tentang dunia ini atau pengetahuan kita tentang Tuhan sekalipun, tetaplah rendah hati dan memperhatikan iman orang lain. Sebab bertumbuh bersama dalam sebuah komunitas iman adalah perjalanan iman yang lebih baik daripada berlari mendahului yang lain tetapi seorang diri.

 

Jika oleh karena pengetahuan kita menjadi sombong dan ingin berlari sendirian, ingatlah bahwa di saat itu juga kita sudah jatuh; sebab apa yang kita lakukan dengan pengetahuan kita justru bisa menjadi batu sandungan dan membuat orang tersesat. Bukankah Tuhan Yesus dengan segala pengertian dan pengetahuan-Nya memilih untuk tinggal bersama para murid-Nya yang belajar dengan jatuh bangun?! Bukankah Yesus memilih untuk mendampingi dan menumbuhkan iman para murid dengan ajaran dan cara hidup dalam kasih dan pengampunan lebih dari sekedar memberikan pengetahuan ?!

 

Marilah kitapun menghidupi iman kita terutama bukan dengan pengetahuan, tetapi dengan cara hidup yang berkenan kepada Allah, yaitu : Bertumbuh Bersama Dalam Anugerah Kasih Allah. Amin.

 

(Pdt. Lucas Adhitya A.S.)

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.