BERJAGA-JAGA
RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN
SABTU, 23 November 2024
BERJAGA-JAGA
MARKUS 13: 32-37
Apa yang dirasakan saat harus menunggu?
Jenuh, lelah, galau?
Sebagian orang menghilangkan rasa jenuh dan lelahnya dengan tidur, sehingga hilang kewaspadaan. Orang menunggu antrian dokter bisa kelewatan karena tidak mendengar waktu dipanggil, orang menunggu bis atau kereta bisa ketinggalan.
Tetapi ada juga orang-orang yang menunggu dengan tetap waspada dan terjaga, apalagi kalau tidak pasti waktunya. Supaya tidak tertidur, maka ada aktifitas yang tetap dilakukan, ada yang membaca, ada yang berbincang-bincang, atau kegiatan-kegiatan yang lain.
Bacaan hari ini juga mengingatkan untuk hati- hati dan berjaga-jaga,karena tidak seorangpun tahu kapan waktunya tiba.
Seperti hamba- hamba yang menantikan tuannya yang sedang pergi,dan yang telah memberikan tugas serta tanggung jawab untuk dikerjakan.Tuan itu tidak memberitahukan kapan akan pulang, menjelang malam atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi- pagi buta.
Karena tidak tahu pasti kapan waktunya, maka dibutuhkan kewaspadaan yang lebih, tidak boleh lengah, harus tetap terjaga, tidak boleh tertidur.
Pada ayat 37 dikatakan: "Apa yang Kukatakan kepada kamu,Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!" . Kita tidak tahu saat dan waktu itu tiba,tetapi yang harus kita lakukan adalah mengerjakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita. Menanti didalam kewaspadaan, tetap terjaga dan tidak menjadi lengah. Menanti tidak dengan pasif, namun menunggu dengan aktif melakukan bagian yang dipercayakan dengan bertanggung jawab kepada tuan yang memberi kepercayaan. Menanti dengan tetap bekerja, mengelola kepunyaan Tuan yg dititipkan. Menanti didalam pengharapan kepada Tuhan, meskipun tidak tahu saat dan waktunya, namun tahu pasti bahwa Dia akan kembali.
Tuhan Yesus kiranya memberkati ????????
Pokok Doa:
1.Pelaksanaan Pilkada
2.Pergumulan jemaat (sakit, pendidikan, berduka, pekerjaan, pelayanan)
3.Persiapan Natal
Maria S