BERGUMUL BERSAMA ALLAH

  •  Yohana Jessica
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

Jumat, 27 Maret 2026


BERGUMUL BERSAMA ALLAH

Ayub 13:13–16 BIMK "Aku nekad sebab sudah putus asa! Jika Allah hendak membunuhku, aku berserah saja, namun akan kubela kelakuanku di hadapan-Nya. Mungkin karena keberanianku itu aku selamat, sebab orang jahat tak akan berani menghadap Allah!" (ay. 15-16)


Lelah mendengar omongan orang yang terasa menyakitkan? Saat hidup sedang tidak baik-baik saja, justru komentar orang kadang membuat hati semakin berat. Ada yang menilai, menyederhanakan, menyimpulkan, bahkan ada yang seolah tahu semua jawabannya. Padahal, mereka tidak sungguh memahami apa yang kita alami. Di tengah itu semua, kita bukan hanya terluka, tetapi juga bisa menjadi bingung: bagaimana harus melihat diri kita di hadapan Allah.


Ayub pun ada di posisi itu. Ia bukan hanya bergumul dengan penderitaan, tetapi juga dengan perkataan sahabat-sahabatnya yang menyudutkan. Namun di tengah kelelahan dan kebingungannya, Ayub memilih untuk tetap datang kepada Allah. Ia tidak berpura-pura kuat, tetapi juga tidak menjauh. Ia lebih memilih bergumul dengan jujur dan berani kepada Allah.


Hari ini, mari kita belajar datang kepada Allah dengan hati yang jujur. Bukan untuk menutupi diri, tetapi juga bukan untuk terus menyalahkan diri tanpa arah. Kita diajak membawa setiap pergumulan, mengakui apa yang memang salah untuk ditinggalkan, sekaligus berani berdiri dalam kebenaran di hadapan-Nya. Di tengah bisingnya dunia, biarlah kita tetap melekat pada Allah, yang mengenal hati kita dengan adil dan menuntun kita hidup semakin dekat dengan-Nya. Amin.


Pokok Doa:

1. Anak-cucu dalam tumbuh kembangnya

2. Pergumulan anak dalam relasi keluarga

3. Persiapan Kebaktian Minggu


Yohana Jessica

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.