BERDOA DAN BERPUASA

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN SOLO

Rabu, 3 Juli 2024


Bacaan : Markus 9:28-29

Berdoa dan Berpuasa


Berdoa dan berpuasa bukan untuk mendapatkan kekuatan atau kuasa mengusir roh jahat, tetapi bagaimana doa dan puasa itu menjadi sebuah sarana untuk kita semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Melalui kalimat, “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu ?” menunjukkan bahwa para murid salah mengerti, seolah dengan dekat dan memakai nama Yesus mereka memiliki kekuasaan atau kekuatan untuk mengusir roh jahat. Sedangkan Tuhan Yesus menjawab para murid bahwa mereka harus berdoa dan berpuasa untuk dapat melakukannya.


Berpuasa dan berdoa di sini tentu bukan hanya sekedar ritual yang dilakukan dengan berpantang atau tidak makan dan minum untuk waktu tertentu, tetapi sesungguhnya yang dimaksudkan Tuhan Yesus adalah agar para murid semakin mendekatkan diri mereka kepada Tuhan. Hal ini penting untuk dipahami karena tidak sedikit orang Kristen yang jatuh hanya pada ritual puasa dan doa tanpa mendekatkan diri kepada Allah.


Jika seorang mendekatkan diri kepada Allah melalui puasa dan doa, maka Allahlah yang berkuasa untuk menyingkirkan roh-roh jahat yang ada disekitar kita. Jika kita tidak mendekatkan diri kepada Allah melalui puasa dan doa, yang hadir justru kesombongan dan keangkuhan rohani yang membawa diri kita dikuasai oleh roh jahat.


Sebab memang diri kita sebagai manusia tidak mungkin dapat mengusir roh jahat dengan kekuatan kita, tetapi ketika kita berada dekat Tuhan setiap hari dan berjalan di dalam kebenaran firman-Nya pastilah roh jahat itu menyingkir dari kehidupan kita. Amin.


Pokok Doa :

1. Untuk perkembangan pelayanan misi GKI Coyudan Solo ke gereja di pulau Rote.

2. Untuk yang mencari pekerjaan.


Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.