BERBELARASA

  •  Carlene Evangeline
  •  

RENUNGAN HARIAN

GKI COYUDAN

30 JULI 2024


BERBELARASA

Roma 15:22-33


Di dalam bacaan pada pagi hari ini, Paulus menyampaikan pesan kepada jemaat di Roma (di dalam ayat ke 22-24), bahwa ia sudah lama tidak mengunjungi mereka karena selalu terhalang suatu hal, yaitu ia harus melakukan pemberitaan Injil ke daerah-daerah lain. Dari sini kita bisa lihat bahwa ada suatu komitmen yang Paulus pegang yaitu untuk menjangkau sebanyak mungkin orang supaya bisa mendengar berita keselamatan. Dan kerinduan Paulus untuk bertemu dengan jemaat di Roma mencerminkan kasih dan perhatian Paulus, yang mana ini berarti berbelarasa itu juga menghargai setiap pertemuan dan kebersamaan dalam komunitas iman (padahal Paulus sama sekali belum pernah bertemu dengan jemaat di Roma). Berbelarasa adalah tindakan seseorang untuk ikut merasakan rasa yang dirasakan orang lain, dan menunjukkan rasa itu dengan sikap dan perbuatan serta tindakan yang sesuai dengan tuntutan rasa yang dialami orang lain itu.


Dalam ayat 25-29 Paulus menyampaikan kepada jemaat di Roma, bahwa ada masalah yang harus dihadapi oleh jemaat mula-mula pada saat itu, yaitu masalah ekonomi. Jadi pada saat itu, situasi ekonomi yang dialami oleh jemaat mula-mula cukup sulit. Keadaan ekonomi mereka tidak seimbang. Dan dalam hal ini, Paulus menekankan perihal bantuan dari jemaat Makedonia dan Akhaya untuk orang-orang miskin di Yerusalem, yang mana ini adalah contoh nyata dari sikap berbelarasa, yaitu di mana jemaat dari berbagai wilayah menunjukkan solidaritas dan empati kepada saudara-saudara seiman yang mengalami kesulitan.


Lalu, dalam ayat 30-33, Paulus mengajak para jemaat di Roma untuk bergumul bersama di dalam doa, atau dengan arti lain, Paulus mengajak para jemaat di Roma untuk bersama-sama berbelarasa atau saling membantu dan mendukung di dalam doa. Dari sini kita bisa melihat bahwa berbelarasa itu tidak melulu soal barang yang bernilai tinggi atau soal material berharga yang lain. Tapi kita juga bisa mewujudkan belarasa itu dengan mendoakan orang-orang yang ada di sekitar kita. 


Berbelarasa adalah panggilan kita sebagai pengikut Kristus. Karena itu, mari kita terus berkomitmen untuk menjadi komunitas yang saling mendukung satu sama lain (baik itu mendukung dalam bentuk materi maupun dalam bentuk doa), dan menunjukkan kasih Kristus melalui tindakan berbelarasa setiap hari. Semoga kita selalu peka terhadap kebutuhan orang lain dan selalu setia dalam berdoa serta menjadi alat kasih Tuhan di dunia ini.


Pokok doa:

1. Pergumulan jemaat yang sakit dan lanjut usia

2. Penatalayanan GKI Coyudan

3. Perdamaian dunia


Carlene Evangeline

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.