BERANI BERJANJI BERANI MENEPATI

  •  Daniel Kristanto Gunawan
  •  


Bacaan: 1 Samuel 1:20, 24-28


Dalam lagu "Tinggi gunung seribu janji" ciptaan ismail marzuki, terdapat lirik seperti ini:

"Memang lidah tak bertulang
Tak terbatas kata-kata
Tinggi gunung seribu janji
Lain di bibir lain di hati"

Dari bait itu, orang suka mengutip lirik "memang lidah tak bertulang" untuk menyindir orang-orang yang hanya berani umbar janji, tapi tidak ditepati.

Bacaan Alkitab hari ini memperlihatkan keteguhan iman dan janji seorang Hana. Perempuan yang semula dihina karena kemandulannya, ditegakkan kepalanya oleh Allah. Doa permohonan dan janji yang ia sampaikan dengan air mata sampai di telinga Tuhan. Tuhan mengabulkan permohonannya. Seorang anak yang dimintanya diberikan. Karena itu, putranya itu dinamai Samuel. Dalam duka, juga di dalam suka ketika diberikan seorang putra, Hana tetap mengingat Tuhan. Bahkan, nazarnya untuk membawa anak itu ke dalam rumah Tuhan untuk melayani Tuhan seumur hidupnya digenapi oleh Hana. Perempuan hebat ini mewariskan kepada setiap pembaca keteguhan hati dan kesetiaan pada janji dalam kerapuhannya sebagai manusia.

Kita yang hidup di masa kini harus bisa belajar dari seorang Hana. Belajar memegang janji. Bukankah kita juga hidup karena janji Tuhan? Sebagaimana Tuhan setia memegang janji, kita pun harus belajar merawat dan memenuhi janji. Janji dalam pelayanan, janji dalam pekerjaan, juga janji dalam keluarga. Cara terbaik memegang janji adalah dengan memenuhinya.

Pokok Doa:

  1. Perdamaian Dunia
  2. Pemerintah Indonesia dalam mengatur strategi dan kebijakan untuk kestabilan bangsa
  3. Gereja-gereja agar tetap dalam prinsip Firman Tuhan mengabarkan kasih Tuhan
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.