BELAJAR DARI ORANG-ORANG MAJUS

  •  Maria Sampyuh
  •  

Bacaan: Matius 2: 1-12

Kisah tentang orang majus sudah sangat dikenal. Di setiap bulan Desember atau Januari kisah mereka selalu dikisahkan ulang. Tetapi ada banyak hal yang bisa diteladan dari kisah perjalanan hidup orang-orang majus untuk kita pada masa kini. Beberapa hal itu antara lain:

  1. Orang-orang majus memiliki semangat dan kesungguhan untuk mencari dan berjumpa dengan Sang Raja yakni Tuhan Yesus. Perjalanan yang harus ditempuh adalah perjalanan yang panjang, dalam perjalanan bisa saja ada banyak aral melintang,tetapi hal itu tidak mematahkan semangat orang-orang majus untuk terus berjalan maju. Mereka tidak berpikir untuk kembali saja,tetapi mereka terus maju untuk mencari Sang Raja,semangat yang besar untuk menjumpai Sang Raja.
  2. Mereka dalam perjalanan itu dituntun oleh Tuhan dengan bintang, dan mereka setia mengikuti petunjuk itu, tidak menentukan jalan dan arah sendiri, tetapi mengandalkan kepada petunjuk yang Tuhan berikan kepada mereka. Bintang itulah yang menunjukkan kepada mereka dimana Sang Raja itu berada dan membuat orang-orang majus itu mengalami perjumpaan dengan Tuhan.
  3. Orang-orang majus tetap sujud menyembah kepada Sang Raja, meski Sang Raja tidaklah seperti yang pikirkan, tidak tinggal di istana yang megah, tidak dalam kemewahan dan kemegahan. Sang Raja itu tinggal di sebuah rumah yang biasa, tdak dalam segala kemewahan dan kemegahan tetapi dalam segala kesederhanaan. Namun orang- orang majus yang mencari dengan ketulusan untuk menyembah, mereka tidak berubah sikap, mereka.tetap datang untuk memuji dan menyembah Sang Raja.
  4. Orang- orang majus pertama-tama membuka hati dan membuka diri untuk berjumpa Sang Raja dan kemudian mereka juga membuka milik mereka untuk dipersembahkan kepada Sang Raja. Mereka datang dan mempersiapkan dengan baik persembahan untuk Sang Raja. 

Teladan dari orang- orang majus menjadi sebuah perenungan untuk kita: sejauh mana kita memiliki kesungguhan untuk mencari Tuhan? sejauh mana kita hidup mengikuti petunjuk yang Tuhan berikan kepada kita? jika kadang kenyataan tak seperti yang kita bayangkan masihkah tetap setia untuk memuji dan menyembah Dia? Adakah hidup yang kita jalani adalah persembahan kita kepada Sang Raja? 

Kiranya Tuhan memampukan kita.

Pokok Doa:

  1. Kesungguhan mencari dan menyembah Tuhan
  2. Bangsa & negara
  3. Perdamaian dunia
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.