BANGUN DAN BERGERAKLAH!
Renungan Warta GKI Coyudan
Minggu, 30 November 2025
BANGUN DAN BERGERAKLAH!
ROMA 13: 11-14
Minggu ini kita memasuki masa Adven, sekaligus mengawali tahun liturgi yang baru. Adven memiliki arti “kedatangan”, di mana kita memperingati kedatangan Kristus sang juru selamat ke dalam dunia melalui kelahiran-Nya yang nanti kita rayakan sebagai Natal. Melalui Adven kita juga merayakan pengharapan kita akan kedatangan-Nya kembali di akhir zaman.
Pada Minggu Adven pertama ini, kita diajak untuk merenungkan dimensi eskatologis dari Adven. Kedatangan Kristus merupakan pengharapan, karena disitulah penggenapan janji Tuhan bagi orang percaya, akan beroleh hidup kekal. Karena itu, dalam situasi di mana hari Tuhan semakin dekat, walaupun diwarnai dengan berbagai kesulitan dan bencana, sebagai umat Tuhan kita tidak takut dan kehilangan sukacita.
Firman Tuhan dalam surat Roma 13:11-14 patut kita renungkan sebagai tuntunan untuk hidup dalam pengharapan. Rasul Paulus mengingatkan saatnya telah tiba, dimana hari Tuhan semakin dekat. Oleh karenanya umat diajak untuk “bangun dari tidur”. Frasa tidur di sini, dapat kita maknai sebagai kehidupan iman yang lesu dan masih terlena dalam dosa. Ajakan Rasul Paulus untuk “bangun”, menolong kita untuk terjaga dan waspada. Bukan hanya itu saja, “bangun” adalah saat terjadinya titik balik, suatu perubahan yang terwujud dalam tindakan nyata.
Bangun bermula dari perubahan hati. Kalau sebelumnya kita masih terpikat oleh perbuatan dosa seperti pesta pora, kemabukan, percabulan, hawa nafsu, perselisihan dan iri hati,hari ini firman Tuhan menyadarkan kita untuk bertobat dan meninggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan itu. Bangun juga berarti secara aktif mengenakan senjata terang, yang ditunjukkan dengan cara hidup yang sopan dan berkenan di hadapan Tuhan, mengenakan Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang untuk melawan keinginan daging.
Marilah sejenak kita renungkan, sudahkah kita bertobat dan mengenakan Kristus sebagai perlengkapan senjata terang?
Ayo bangun dan bergeraklah!
(Bp. Edhi Setiawan)