ARTI MENYENANGKAN TUHAN: PERCAYA KEPADANYA, ITU SAJA

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  

Bacaan: Roma 4:3 (BIMK)

"Abraham percaya kepada Allah, dan karena kepercayaannya ini ia diterima oleh Allah sebagai orang yang menyenangkan hati Allah."

PERCAYA SAJA PADA TUHAN! Sungguh sebuah hal yang sejatinya tidak mudah dilakukan. Mengapa? Karena sebagai manusia kita cenderung memakai kekuatan kita. Ini bukan berarti kita tidak boleh memakai ilmu, pengalaman dan semua hikmat yang Tuhan beri, tetapi semua hal itu harus ditempatkan di bawah iman percaya kita kepada Allah. Dalam kisah bapa Abraham yang terkenal, betapa selama berpuluh-puluh tahun menanti janji Allah akan keturunan, setelah diberikan dan dibesarkan Allah kembali menguji iman Abraham ketika Allah meminta anak Abraham dipersembahkan kepada-Nya. Yang Allah minta sejatinya adalah: percayalah pada-Ku, hanya pada-Ku! Bukan tafsiranmu sendiri atas AKU!

Dalam hal itulah Abraham sungguh meletakkan segalanya, termasuk kasihnya kepada anaknya, dibawah kepercayaannya kepada Allah. Yang menjadi prioritas bagi Abraham bukanlah manusia yang ada di hadapannya, bahkan yang menjadi prioritas dalam hidupnya bukanlah dirinya sendiri. Tetapi sungguh hanya pada kehendak dan kemauan Allah yang memang tak selalu bisa KITA MENGERTI SAAT INI tapi disitulah letak makna iman percaya kepada Allah; PERCAYA BAHWA ALLAH PUNYA RENCANA BAIK DALAM SEGALA KETIDAKMENGERTIAN kita.

Doa pagi:

"Ya Allah buatlah hatiku selalu mengutamakan apa yang menjadi kehendak-Mu, meski tak selalu bisa ku mengerti dengan akalku,buatlah hatiku selalu melakukan kehendak-Mu. Amin!"

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.