ANUGERAH ANAK-ANAK ALLAH

  •  Sujud Swastoko
  •  

Efesus 1:3-6

”Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula melalui Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya.” (ay.5)

Apabila kita merenungkan kasih dan karya Allah dalam hidup kita, tak bisa terkatakan lagi betapa Allah sangat mengasihi dan mempedulikan umat-Nya. Apalagi terhadap umat yang dipilih-Nya dalam Yesus Kristus, Allah telah mengaruniakan segala berkat rohani di dalam sorga.

Tak mengherankan jika Rasul Paulus dalam suratnya kepada orang-orang kudus di Efesus, menuliskan pujian kepada Allah dan Bapa Tuhan Yesus Kristus. Paulus menyatakan bahwa karunia rohani diberikan Allah kepada orang-orang yang telah dipilih-Nya sebelum dunia dijadikan.

Dengan memiliki karunia rohani tersebut maka orang-orang yang telah dipilih Allah, yaitu mereka yang percaya kepada Yesus Kristus, akan hidup dalam kekudusan dan hidup tak bercacat di hadapan Allah. 

Berbagai karunia rohani disebutkan Rasul Paulus dalam surat kepada Jemaat di Roma maupun di Korintus, yaitu karunia bernubuat, melayani, mengajar, menasehati, memberi, memimpin, menunjukkan kemurahan, berhikmat, beriman, menyembuhkan, bernubuat, membedakann bermacam-macam roh, berkata-kata dalam bahasa roh, dan menafsirkan bahasa roh.

Sedangkan orang yang dipimpin Roh Allah, hidupnya saling mengasihi, gembira, mempunyai ketenangan hati, sabar dan berbudi, baik terhadap orang lain, setia, rendah hati, dan selalu menguasai diri (Galatia 5:22-23 BIMK).
 
Seringkali orang tidak sanggup menghadapi dunia yang penuh dengan kejahatan dan dosa ini. Begitu banyak godaan dan tawaran dunia terhadap kedagingan kita sehingga membuat kita jatuh dalam dosa. Hal ini disadari karena daging ini lemah. Dosa telah membuat manusia begitu mudah jatuh untuk memuaskan hawa nafsu duniawinya dengan menghalalkan segala cara agar mendapatkan kekayaan dan kekuasaan.

Manusia yang hanya mencari kepuasan untuk dirinya sendiri tidak lagi memikirkan orang lain dan tidak membutuhkan Tuhan. Dengan demikian hidupnya terjebak dalam keinginan daging, namun hati atau batinnya tidak merasakan damai sejahtera. Hatinya diliputi kekhawatiran, ketakutan, kesombongan, keangkuhan, tidak bisa bersyukur terhadap berkat yang Tuhan berikan.

Berbeda dengan orang-orang yang telah dipilih Allah, yaitu mereka yang percaya kepada Yesus Kristus. Mereka merasakan damai sejahtera dari Allah dan hatinya tidak terikat oleh keinginan duniawi yang menyesatkan. Mereka percaya bahwa Allah, Sang Pencipta, akan memelihara kehidupannya dan selalu menyertainya, sehingga mereka tidak mengkhawatirkan kehidupannya.

Karunia dari Allah berupa segala berkat rohani akan membuat hidup orang percaya damai sejahtera dan mereka berada dalam pimpinan Roh Kudus. Roh Kudus akan menolong mereka untuk hidup dalam kekudusan, menjauhi kejahatan maupun perbuatan dosa. Oleh karena itu, diberkatilah orang-orang yang percaya kepada Kristus, dan terpujilah Allah yang telah memberikan damai sejahtera bagi orang-orang percaya.

Lalu apa yang harus kita lakukan sebagai orang-orang pilihan Allah? Tentu kita harus selalu mengucap syukur atas berkat-berkat yang Tuhan berikan, dan hidup dalam ketaatan kepada Allah. Biarkan Roh Kudus melalui batin atau hati kita memimpin hidup kita dalam kekudusan sehingga kita tak bercacat di hadapan-Nya. Kiranya Tuhan menyertai dan menolong kita. Amin.

Pokok Doa
1. Stabilitas harga bahan pangan agar terjangkau masyarakat
2. Para pelayan Tuhan dan karyawan kantor GKI Coyudan
3. Kegiatan masa Pra-Paska.

Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.