ANTARA PENCOBAAN DAN UJIAN

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

Yakobus 1:2-4

Dalam bahasa aslinya kata “pencobaan” dipakai kata “peirasmos” yang dalam bahasa Inggris disebutkan dengan kata “temptation” yang bermakna negatif, biasanya digunakan untuk menunjuk pada pengalaman yang didatangkan dari iblis; sebuah godaan dari si jahat. 

Sedangkan kata “ujian” berbahasa Yunani “dokimion” yang dalam bahasa Inggris digunakan kata “trial” yang bermakna sebuah tes kelayakan. Jadi kalau pencobaan itu tujuannya menjatuhkan iman seseorang, ujian bertujuan agar kita dinyatakan layak dan menuju pada tingkat yang lebih tinggi.

Ujian bertujuan agar iman kita lebih baik, level lebih tinggi. Ingat ya pas dulu kita sekolah, kita ujian, tujuannya apa ? supaya ketika kita lulus ujian, kita naik kelas. Prosesnya berat, namanya ujian harus persiapan, pusing dan butuh kesabaran, ada proses yang mesti dilewati, tetapi ketika sudah selesai proses ujian itu dan naik kelas, lega dan senangnya luar biasa. 

Lalu kenapa bacaan kita hari ini justru berkata, “Anggaplah sebuah kebahagiaan jika jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab kamu tahu bahwa ujian terhadap imanmu menghasilkan ketekunan” ? Sebab ketika kita menganggap persoalan yang hadir ini sebagai godaan, hati kita menjalaninya dengan berat, "kapan selesainya?“, tetapi jika kita memandangnya sebagai ujian, maka kita menjalaninya dengan keyakinan bahwa ujian itu akan ada waktunya berakhir dan terselesaikan, lulus. 

Firman Tuhan mau katakan bahwa sekalipun iblis mereka-rekakan yang jahat kepada kita, Tuhan tetap bisa mengubahkan itu semua menjadi hal yang baik. Setan bisa terus mencobai, tetapi Tuhan bisa menjadikan pencobaan itu sebagai sebuah ujian, yang melahirkan ketekunan.

Hari ini kita diingatkan Tuhan, sebesar apapun pencobaan hidupmu, ingat semua itu dapat Tuhan ubahkan menjadi kebaikan. “Apa yang kau alami kini mungkin tak dapat engkau mengerti. Cobaan yang engkau alami tak melebihi kekuatanmu. Tangan Tuhan sedang merenda suatu karya yang agung mulia. Saatnya kan tiba nanti, kau lihat pelangi kasih-Nya”, memang ada proses yang harus di jalani, ada waktu yang harus di lalui, tetapi asalkan kita berjalan dengan hikmat Tuhan, kita akan melihat Pelangi di ujung jalan kita.

Demikian juga dengan kehidupan kita semua, saya yakin setiap orang pasti pernah menghadapi pencobaan, godaan yang bisa membuat saudara jatuh dalam dosa. Tetaplah tabah dan berjalanlah dengan tekun di dalam Tuhan ! Percayalah bahwa pencobaan yang saudara alami akan diubahkan Tuhan menjadi ujian yang semakin menyempurnakan hidup kita. Amin. 

Pokok Doa :
1. Persiapan Perayaan HUT ke-75 tahun GKI Coyudan Solo pada hari Kamis, 24 Agustus 2023.
2. Kesatuan hati jemaat GKI Coyudan untuk pelayanan Misi di bulan September.

Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.