ANDALAN HIDUP BAHAGIA
Renungan Warta GKI Coyudan
Minggu, 16 Februari 2025
ANDALAN HIDUP BAHAGIA
1 Korintus 15:12-20
Kebahagiaan adalah suatu hal yang tentunya didambakan oleh setiap orang. Bahkan tidak jarang orang yang menjadikan kebahagiaan sebagai tujuan utamanya. Ada yang mengejar kekayaan harta, gaji yang tinggi, kenaikan jabatan, cinta, atau pencapaian pribadi untuk mencapai kebahagiaan. Namun, semua itu bersifat sementara. Euforia kebahagiaan akan terjadi hanya sesaat setelah mencapai itu semua, namun setelah beberapa lama maka akan merasakan biasa lagi.
Dalam ayat bacaan kita, Rasul Paulus mengingatkan bahwa andalan sejati dalam hidup bukanlah hal-hal duniawi, melainkan kebangkitan Kristus. Paulus menegaskan bahwa jika Kristus tidak bangkit, maka sia-sialah iman kita (ayat 14). Artinya, kebangkitan Yesus adalah dasar dari segala pengharapan kita. Dunia ini penuh dengan ketidakpastian: pengusaha sukses bisa tiba-tiba mengalami kebangkrutan, kebahagiaan pernikahan bisa mendadak disambut dengan kedukaan karena ditinggal oleh orang yang kita cintai, manajer perusahaan bisa tiba-tiba terkena PHK jika perusahaan melakukan efisiensi. Tetapi kebangkitan Kristus memberi jaminan bahwa kita memiliki hidup kekal. Inilah sumber kebahagiaan sejati yang tidak tergoyahkan oleh keadaan dunia.
Banyak orang berpikir bahwa tanpa Tuhan pun mereka bisa bahagia. Mereka mengandalkan kekuatan sendiri untuk mengejar kesenangan duniawi, tanpa menyadari bahwa itu semua adalah pemberian Tuhan yang dapat diambil kapanpun Tuhan mau. Kebahagiaan yang mereka kejar hanyalah sementara dan akhirnya mereka akan berada dalam titik jenuh. Di situlah sentuhan Tuhan dan berita injil dapat membukakan pikiran dan hati mereka untuk percaya, karena hidup bersama-sama dengan Tuhan adalah satu-satunya kebahagiaan sejati.
Apa yang selama ini menjadi andalan kita dalam mencari kebahagiaan? Apakah kita masih mengandalkan hal-hal duniawi, atau sudah menjadikan Kristus sebagai sumber utama kebahagiaan kita? Mari kita belajar mengandalkan Kristus sepenuhnya. Hanya dalam Dia, kita menemukan kebahagiaan sejati yang tidak tergoyahkan oleh keadaan dunia. Amin.
(Pnt Teddy Wirawan)