ALLAH YANG TAK TERTANDINGI

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  

RENUNGAN HARIAN 

GKI COYUDAN 

SENIN 16 FEB 2026 


ALLAH YANG TAK TERTANDINGI


Mazmur 76:7-8 (BIMK)  (76-8) Sungguh dahsyatlah Engkau! Jika Engkau marah, siapa dapat bertahan? 

(76-9) Dari langit Engkau menyatakan keputusan-Mu; bumi takut dan diam. 


Jika kita dengan sengaja membaca ayat ayat ini secara perlahan dan merenungkannya dalam hening. Maka kita akan mendapat rasa takjub, takut dan hormat pada Allah. Betapa tidak! Pemazmur mempersaksikan Allah yang dahsyat dalam kemarahanNya. Tentu tidak digambarkan bagaimana bentuk kemarahan Allah. Tapi percayalah, membayangkannya saja rasa sudah tak terbendung lagi. Pasti ada sesuatu yang membuatNya marah, tentu. Salah satunya adalah kegagalan kita untuk mencintaiNya sepenuh hati sehingga, manusia kerap mengecewakanNya, berkali-kali. Pemazmur mengatakan bahwa ketika Allah marah dan kecewa maka tak ada satupun kekuatan manusia yang dapat meredam serta menandingi kehebatannya. Dengan jelas dan lugas pemazmur mengatakan bahwa tak ada 1 manusiapun yang akan dapat bertahan. 

Tak cukup itu saja, bahwa ketika Allah telah memberi keputusan dan ketetapannya, seluruh serta seisi bumi ini diam dalam tunduk. Bumi yang besar ini, tak lagi dapat mendebat bahkan menandingi keputusan yang Allah buat. 

Ah, rasanya merinding sekali membaca ayat ayat ini. Maka, tersadarlah kini kita semua siapa Allah sebenarnya. IA Sang Maha Segala, mau tetap memilih untuk mengasihi kita walau kita kerap mengecewakanNya. Dalam memasuki masa pra paskah yang sudah di depan mata, marilah kita semakin tunduk dam takluk pada kedasyahtan Allah yang tak terbandingi itu. 


Doa pagi: 

Ya Allah kiranya Hanya Dikaulah yang kami percaya dalam hidup ini. Kami mau menundukkan diri dihadapanMu Ya Allah Sang Maha Segala. Amin. 


Pdt Keshia H.S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.