ALLAH TIDAK AKAN MELUPAKANMU

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

Bacaan : Yesaya 49:15

Kasih yang paling besar dan tulus seringkali digambarkan dengan kasih seorang ibu. Sehingga muncul peribahasa “kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang penggalah” , yang berarti kasih ibu kepada anak tiada terputus sampai mati, tidak sebanding dengan kasih anak kepada ibunya. Hal ini menandakan bahwa sewajarnya : kasih ibu itu tidak tergantikan dan berlaku seumur hidupnya. 

Sejak anak ada dalam kandungan hingga anaknya setua apapun, di mata seorang ibu, dia tetap anaknya. Sesalah apapun anaknya, seorang ibu selalu ingin mendekap dan merangkul walau dunia mungkin mencibirnya. Segagal apapun anaknya, ibu akan selalu mendukung anaknya berdiri dan kembali berusaha. Apapun akan dilakukan dan tidak segan mengorbankan kepentingannya sendiri demi anaknya.

Namun kenyataan di dunia sekarang ini, tetap saja kita temui ada banyak ibu yang tidak bertanggung jawab terhadap anaknya, yang membuang anaknya saat masih bayi, yang menelantarkan anaknya bahkan tidak segan mencelakakan anaknya sendiri ?!

Di tengah keadaan umat Israel yang kalah ketika Yerusalem jatuh karena diserbu oleh Nebukadnezar dan mereka ditawan ke Babel, bangsa Israel merasa bahwa Tuhan sudah meninggalkan mereka. Sudah puluhan tahun mereka menantikan pertolongan Tuhan di tanah pembuangan, tapi seolah tiada tindakan Allah. Di saat seperti itulah Tuhan mengingatkan bangsa Israel melalui Yesaya, yaitu bahwa kasih Allah itu jauh lebih besar dari kasih seorang ibu kepada anaknya.

Dan inilah penghiburan kita melalui firman Tuhan hari ini, yang hendak menegaskan kepada kita bahwa sekalipun ibu di dunia ada yang jahat, melakukan hal yang buruk kepada anaknya, KASIH Allah tidak akan pernah melupakan dan menelantarkan umat-Nya. Sekalipun seorang ibu bisa mengabaikan kebutuhan kasih anaknya, Tuhan Allah tidak akan pernah melupakan kita, dan Dia akan terus mengasihi kita.

Bukankah Tuhan Yesus sendiri mengatakan kepada para murid-Nya, “Aku tidak akan meninggalkan kamu” dan “Aku akan menyertai kamu sampai kepada akhir zaman” ?! Demikianlah kita diajak untuk belajar menemukan Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari, bahkan disaat-saat terberat kita, ketika kita merasa sendirian. Sebab Kristus Yesus ada bersama-sama dengan kita di dalam kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya. Amin.

Pokok Doa :
1.    Untuk Pemilu 14 Februari 2024, agar berjalan dengan lancar dan aman.
2.    Untuk tang sakit dan dalam pergumulan.

Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.