ALLAH TEMPAT PERLINDUNGAN

  •  Maria Sampyuh
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

JUM'AT, 7 AGUSTUS 2026


ALLAH TEMPAT PERLINDUNGAN

MAZMUR 73:28

"Tetapi, aku, aku suka dekat pada Allah;

Tuhan Allah kutetapkan sebagai tempat perlindunganku, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Mu"


Pernahkah merasa sia-sia mempertahankan hati yang bersih? 

Mazmur 73 menceritakan tentang seseorang yang nyaris jatuh karena  cemburu melihat kemakmuran  orang-orang fasik. 

Ayat 4-12 memberikan gambaran bagaimana kehidupan orang fasik, yang nampaknya semuanya aman dan nyaman, hidup mereka kelihatannya lebih menyenangkan. Dan karena hal itu maka orang-orang fasik menjadi sombong, seolah hidup mereka akan selalu baik-baik saja. Mereka tidak memiliki beban. 


Ayat 13, mencatat bahwa penulis mazmur sempat berfikir bahwa sia-sia saja untuk tetap mempertahankan hati yang bersih. Buat apa mempertahan hati yang bersih, sedangkan yang hidupnya tidak benar saja justru hidup dalam kebahagiaan, mereka hidup tenang, mereka kaya, mereka bebas dari kesusahan. 

Namun, pada akhirnya pemazmur sadar bahwa semua yang dilihat pada orang fasik itu tidaklah akan bertahan lama.Akhir dari kehidupan orang fasik tidaklah seindah yang dipikirkan. 


Didalam kelemahan dan ketidakmengertiannya, pemazmur pada akhirnya menyadari bahwa Tuhan memegang tangannya, Tuhan menuntunnya dengan nasihat, dan Tuhan mengangkatnya ke dalam kemuliaan.


Pemazmur pada akhirnya berkeputusan untuk tetap dekat pada Allah. Pemazmur berkomitmen untuk menjadikan Allah sebagai tempat perlindungan. Meski sempat merasa ada ketidakadilan yang terjadi, oleh karena orang fasik justru hidupnya aman, nyaman dan mapan, tetapi pada akhirnya Allah menunjukkan bahwa :"Sesungguhnya Allah itu baik terhadap orang yang tulus hatinya, terhadap mereka yang bersih hatinya" (mazmur 73:1) 



Pokok Doa: 

1.Keteguhan hati untuk tetap hidup benar 

2.Jemaat yang sakit, berduka, dalam pergumulan hidup

3.Perekonomian bangsa


Maria S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.