ALLAH GUNUNG BATU-KU

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  

RENUNGAN HARIAN 

GKI COYUDAN 


SENIN 12 AGUSTUS 2024

ALLAH GUNUNG BATU-KU

Mazmur 18:2 (BIMK)  (18-3) TUHAN seperti benteng yang kuat tempat aku berlindung. Allahku seperti gunung batu tempat aku bernaung. Seperti perisai Ia menutupi aku, dan menjaga aku agar aman selalu. 


Ada seorang ibu yang tengah menderita sakit yang parah dan sedanf dirawat disebuah RS. Saat keadaannya makin parah, ia di kunjungi oleh seorang pendeta. Ibu ini mengatakan bahwa ia merasakan sakitnya begitu hebat, ia ingin sekali berdoa pada Tuhan memohon agar ia disembuhkan. Namun ternyata yang keluar dari mulutnya adalah ucapan terimakasih pada Tuhan. Sang ibu ini pun bingung karena doanya, karena ia merasa apa yang ia ingin ucapkan berbeda dengan apa yang ia katakan dalam doanya. Lalu sang pendeta ini mengatakan bahwa itulah kuasa Roh Kudus yg sedang bekerja. Roh Kudus bekerja untuk menguatkan dan mengubah cara pandang orang beriman menghadapi pergumulan. Roh Kuduslah yang memampukan sang ibu untuk pada akhirnya berdoa denvan berserah, percaya bahkan masih bisa mengucap syukur sekalipun di tengah rasa sakit yang begitu hebat. 

Inilah bukti nyata bahwa Allah sungguh bagai gunung batu yang kokoh tempat sang ibu ini berlindung. Dalam kekuatan Allah Sang Gunung Batu ini, ibu ini mengalami kuasa Roh Kudus yang begitu ajaib serta lembut sekalipun ia masih dalam penderitaan. Allah Sang Gunung Batu terbukti menjaga iman sang ibu yang tengah menderita. Rasa aman, tenang dan aman selalu orang benar rasakan jika ia bergantung sepenuhnya kepada Allah. 


Doa pagi: 

" Ya Allah, Gunung Batu dan perisaiku. Engkaulah satu-satunya yang kuandalkan dalam hidup ini. Amin" 


Pdt Keshia H.S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.