AKU MAU MENGIKUT DIA
Renungan Harian GKI Coyudan
Selasa, 22 Juli 2025
Bacaan: 1 Yohanes 2:1-6
Aku Mau Mengikut Dia
Ada sebuah lagu yang sederhana namun indah berjudul Ku Dengar Panggilan Tuhan. Refrein dari lagu ini mengatakan, “Aku mau mengikuti Dia, Yesus, Tuhanku”. Namun apa yang dimaksud dalam mengikut Tuhan?
Mengikut Tuhan bukan hanya sebuah pengakuan bahwa saya percaya kepada Kristus. Mengikut Tuhan adalah hidup di dalam Tuhan dan mengikuti perintah-perintah-Nya. Hal inilah yang ingin disampaikan Yohanes dalam suratnya. Ia ingin pembacanya tahu, bahwa mengikut Tuhan bukan berarti boleh hidup sesuka hati.
Manusia selalu menaati apa yang ia kasihi. Seorang pemuda akan melakukan apapun dan nurut kepada pemudi yang ia kasihi. Seorang yang cinta akan uang juga akan melakukan apapun dan menuruti segala hal yang perlu demi mendapatkan uang. Bahkan orang yang mencintai diri sendiri akan menuruti apa yang diinginkan dirinya sendiri lebih dari segala-galanya. Cinta dan ketaatan tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya.
Oleh karena itulah Yohanes berkata, “inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.” Tanda seseorang mengenal Allah adalah mengikuti perintah-perintah-Nya. Lantas apa itu perintah-Nya? Perintah yang sedang dimaksud Yohanes adalah perintah yang dahulu dikatakan oleh Yesus. Yohanes sedang mengenang akan apa yang Yesus ajarkan kepaanya dahulu ketika Yesus masih bersama mereka.
Yesus berkata, "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi." -Yohanes 13:34
Manusia yang ada di dalam Yesus dipanggil untuk saling mengasihi. Kasih seseorang kepada Allah terlihat melalui kasihnya terhadap sesama. Kita dipanggil untuk mengasihi Allah dan memancarkan kasih Allah itu kepada sesama kita.
Kasih seperti ini hanya ditemukan dalam Kristus dan tidak ada di luar Kristus. Kasih ini didasarkan bukan dari kemampuan manusia untuk mengasihi, tetapi karena Kristus adalah kasih, maka kita pun mengasihi. Jadi, jika hari ini ada seseorang, atau sesuatu yang mengganjal kita untuk mengasihi, mari kita mengasihi, bukan dengan kekuatan kita, tetapi dengan kekuatan dalam Kristus. Tuhan Yesus mengasihi kita semua.
Pokok Doa:
1. Setiap orang yang menganiaya orang Kristen. Semoga mereka mendapat dan menerima kasih Kristus
2. Bangsa dan negara
Cornelius Kristiawan